Beraksi Saat Jam Sekolah, Polsek Sambas Amankan Anak di Bawah Umur Tersangka Curanmor

Kapolsek Sambas Kompol Sunarno mengatakan, jika pihaknya baru saja mengamankan seorang anak berusia 16 tahun

Beraksi Saat Jam Sekolah, Polsek Sambas Amankan Anak di Bawah Umur Tersangka Curanmor
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolsek Sambas Kompol Sunarno saat menunjukkan tersangka (Baju kuning) kepada awak media. 

Beraksi Saat Jam Sekolah, Polsek Sambas Amankan Anak di Bawah Umur Tersangka Curanmor

SAMBAS - Kapolsek Sambas Kompol Sunarno mengatakan, jika pihaknya baru saja mengamankan seorang anak berusia 16 tahun, berinisial PYP, yang tidak lain adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor, Sabtu (19/10/2019).

Ia menjelaskan, sebelumnya mereka telah mendapatkan laporan dari warga yang kehilangan motornya saat jam sekolah.

"Ia benar Polsek Sambas baru saja mengamankan satu orang tersangka berinisial PYP, berumur 16 tahun, yang melakukan kejahatan Pencurian Motor," ujarnya.

"Pencurian itu dilakukan oleh tersangka pada saat jam sekolah, di sebuah halaman rumah di Jl Penakalan, Dusun Nagur," katanya.

Kapolsek menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (16/10), sekira pukul 08.20. Dimana pelaku melakukan pencurian terhadap motor salah seorang pelajar di Sambas.

"Kronologisnya Pada hari Rabu sekira pukul 06.50 wib korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat KB 5101 TE tersebut di halaman sebuah rumah kosong, saat tersebut Korban telah mengunci stang sepeda motor tersebut, namun Korban lupa mencabut kuncinya," jelasnya.

Baca: VIDEO: Penjelasan Kapolres Sambas Terkait Pengamanan Pilkades

Baca: Blak-blakan, Residivis Curanmor Ungkap Jenis Motor Yang Gampang Dicuri

"Selanjutnya Korban pergi ke SMPN 3 Sambas untuk melaksanakan sekolah. Dan sekira pukul 12.30 wib, saat korban akan pulang, kemudian pergi menuju tempat memarkirkan sepeda motor sebelumnya, namun sepeda motor tersebut sudah tidak ada lagi ditempatnya/hilang," ungkap Sunarno.

Akibat terjadinya pencurian tersebut, Korban mengalami kerugian materi sekitar Rp 5 juta.

Atas perbuatannya, tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (One)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved