Pengerjaan Pemasangan Bracing Kapuas II Dipastikan Lebih Cepat dan Hanya Tujuh Hari dari 20 Hari

Pengerjaan berjalan lancar dan hari ketiga ini dari 42 bracing yang harus dipasang telah terpasang 22 batang.

Pengerjaan Pemasangan Bracing Kapuas II Dipastikan Lebih Cepat dan Hanya Tujuh Hari dari 20 Hari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Petugas saat pasang ikatan angin di Jembatan Kapuas 2, Senin (14/10/2019) 

Pengerjaan Pemasangan Bracing Kapuas II Dipastikan Lebih Cepat dan Hanya Tujuh Hari dari 20 Hari

PONTIANAK - Pengerjaan pemasangan ikatan angin Jembatan Kapuas II dipastikan bisa selesai lebih cepat dari target yang ditentukan.

Kepastian itu melihat perkembangan pemasangan yang dilakukan oleh pihak teknisi dari Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar.

Sebelumnya ditargerkan pemasangan bracing yang rusak karena ditabrak sebuah mobil bermuatan mesin milik perusahaan sawit pada akhir Mei 2019 lalu diperkirakan memakan waktu 20 hari.

Baca: Buka Tutup Jembatan Kapuas II, Distribusi Bahan Pokok Terganggu, 30 Persen Tertahan di Pelabuhan

Baca: Penutupan Jembatan Kapuas II Ganggu Distribusi Barang, Jadikan Pelajaran Untuk Desain Kalbar

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kalbar, Syarif Amin menjelaskan pengerjaan berjalan lancar dan hari ketiga ini dari 42 bracing yang harus dipasang telah terpasang 22 batang.

"Dari 42 batang yang akan di ganti, sampai hr ini sudah 22 batang bracing terpasang, dari rencana 20 hari,"ucap Syarif Amin saat diwawancarai, Rabu (16/10/2019).

Melihat perkembangan pemasangan bracing yang ada, Syarif Amin memastikan pengerjaan lebih cepat dari target, pasalnya untuk tiga hari ini sudah setengah yang terpasang.

"Bisa kite percepat jadi tujuh hari pasangan bracing ini, semoga kerjasama ini terus terjalin," tegasnya.

Ia mengucapkan terimakasih pada pihak lain di lapangan, mulai dari Kepolisian, Satpol-PP, hingga Dinas Perhubungan.

"Hari ini pekerjaan penggantian bracing Kapuas II berjalan aman dan lancar,"ucap Syarif Amin.

Adanya percepatan dalam pemasangan ini tak terlepas dari didatangkannya Truk Mobil Crane (TMC) untuk mengangkat batangan baja keatas, selain itu dalam pemotongan baut juha menggunakan las sehingga pekerjaan lebih cepat. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved