Buka Tutup Jembatan Kapuas II, Distribusi Bahan Pokok Terganggu, 30 Persen Tertahan di Pelabuhan

Penutupan Jembatan Kapuas II yang menjadi urat nadi distribusi di Kalimantan Barat memberikan dampak luar biasa.

Buka Tutup Jembatan Kapuas II, Distribusi Bahan Pokok Terganggu, 30 Persen Tertahan di Pelabuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Rekayasa lalu lintas buka tutup putaran di putaran OSO, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (6/10/2017) sore. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan untuk mengurai kendaraan yang masuk ke Jalan Ahmad Yani, akibat ditutup sebagiannya Jalan Imam Bonjol karena perbaikan jembatan. 

Buka Tutup Jembatan Kapuas II, Distribusi Bahan Pokok Terganggu, 30 Persen Tertahan di Pelabuhan

PONTIANAK - Penutupan Jembatan Kapuas II yang menjadi urat nadi distribusi di Kalimantan Barat memberikan dampak luar biasa.

Selain kemacetan, penutupan jembatan juga menyebabkan kerugian para pengusaha angkutan.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalbar Retno Pramudya belum bisa menghitung nominal kerugian.

Sebab, penghitungan tak bisa sembarangan dan asal sebut angka.

"Harus dihitung cermat dan mengumpulkan para anggota saya," ucap Retno Pramudya kepada Tribun, Selasa (15/10).

Namun ia memastikan para pengusaha angkutan mengalami kerugian besar dengan terhambatnya akses yang ada.

Retno memberi gambaran, dalam kondisi normal kontainer yang keluar dari Pelabuhan Dwikora Pontianak mencapai 500 unit per hari.

Akibat buka-tutup Jembatan Kapuas II, 30 persennya tertahan di pelabuhan.

"Hari normal ada 500 kontainer per hari yang keluar pelabuhan, adanya kejadian ini penurunan rata-rata mencapai 30 persen," ucapnya.

Baca: Penutupan Jembatan Kapuas II Ganggu Distribusi Barang, Jadikan Pelajaran Untuk Desain Kalbar

Baca: Bahan Makanan Pokok Alami Kendala Distribusi dan 30 Persen Kontainer Tertahan di Pelabuhan

Baca: Buka-Tutup Jembatan Kapuas II, Ari: Harga Sembako di Sintang Masih Stabil

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved