Dua Truk Kratom Tujuan Pontianak Diamankan Polisi, BNN Tegaskan Belum Ada Dasar Hukumnya

Dua truk bermuatan ratusan karung daun kratom yang akan dibawa ke Pontianak diamankan oleh aparat Polres Palangka Raya Kalteng.

Dua Truk Kratom Tujuan Pontianak Diamankan Polisi, BNN Tegaskan Belum Ada Dasar Hukumnya
IST/Polres Palangkaraya untuk BPost
Dua Truk Kratom Tujuan Pontianak Diamankan Polisi, BNN Tegaskan Belum Ada Dasar Hukumnya 

"Efek Daun kratom itu memang sama saja dengan penggunaan narkoba, tapi belum masuk dalam undang-undang kita," ujar Made.

Made mengakui, pihaknya sudah pernah melakukan pengujian di laboratorium untuk membuktikan apakah tanaman tersebut mengandung narkoba.

"Dan ternyata benar, hasil uji laboratorium tanaman Kratom, memang mengandung narkotika kelas satu," ujarnya.

Yang jadi masalah untuk proses hukumnya, dalam undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, tanaman jenis kratom tersebut belum tercantum.

"Dasar hukum kita melakukan penyelidikan belum ada,” kata Made.

Melansir Tribunnews Wiki, daun kratom atau tanaman kratom (Mitragyna speciosa) merupakan tanaman asal Kalimantan yang menjadi komoditas ekspor besar dengan Amerika Serikat sebagai konsumen utamanya.

Daun Kratom ini banyak ditemukan di daerah pedalaman Kalimantan.

Selain itu, daun Kratom sudah dikonsumsi selama berabad-abad di Asia Tenggara dan Papua Nugini.

Baca: Kontroversi Daun Kratom, Tanaman Obat Kalimantan yang Populer di Amerika Serikat Bakal Dilarang BNN

Daun kratom berasal dari keluarga kopi dan memiliki efek stimulasi dan penghilang rasa sakit.

Halaman
1234
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved