Anak Terjaring Saat Balapan Liar, Orangtua Mengaku Pasrah

Saya tidak tau karena udah malam. Biasa kan anak muda berjalan jam 22.00 Wib sudah pulang

Anak Terjaring Saat Balapan Liar, Orangtua Mengaku Pasrah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kasat Sabhara Polres Ketapang, AKP Novrial Alberti Kombo dan Kasat Lantas Polres Ketapang, AKP Aditya Octorio saat mengumpulkan handphone dan kunci motor para remaja yang terjaring operasi balap liar di jembatan Pawan V pada Minggu (13/10) dini hari lalu 

Anak Terjaring Saat Balapan Liar, Orangtua Mengaku Pasrah

KETAPANG - Satu diantara orangtua pelajar yang terjaring aksi balapan liar oleh petugas gabungan Polres Ketapang, Misdiah mengaku pasrah saat mengantarkan anaknya untuk mengambil sepeda motor di Mapolres Ketapang, Selasa (15/10/2019).

Misdiah mengaku dirinya tidak mengetahui kalau anaknya yang duduk di bangku Sekolah Menengah kelas XI tersebut ikut terjaring petugas kepolisian saat mengamankan aksi balap liar yang berada di jembatan Pawan V, Minggu (13/10) dini hari.

Baca: VIDEO: Bus Damri ‎Antar Negara-Innova Terlibat Kecelakaan, Sopir Innova Terjepit Setir

Baca: Terpuruk di Tim Repsol Honda, Lorenzo Disarankan Kembali ke Yamaha

"Saya tidak tau karena udah malam. Biasa kan anak muda berjalan jam 22.00 Wib sudah pulang. Dan pada malam itu handphone saya mati tidak dapat mantau dia. Sebelumnya jam 20.00 juga udah pulang pak," terang Misdiah, Selasa (15/10).

Menurut Misdiah, dirinya selama ini sudah mengingatkan anaknya untuk pulang tidak larut malam. Bahkan suaminya saat ini sudah tidak lagi peduli dengan apa yang dilakukan oleh anaknya tersebut.

"Saya sudah sering kali mengingatkan. Dan saya sudah susah ngomong ke dia. Soalnya kalau dikasi tau, anak itu cuma diam tetapi tetap dilakukan," paparnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved