Tutup Jembatan Kapuas II, Dishub Bersama Sat Lantas Berupaya Urai Kemacetan

Hal itu dilakukan akibat penutupan akses Jembatan Kapuas II, maka dilakukan rekayasa lalu lintas.

Tutup Jembatan Kapuas II, Dishub Bersama Sat Lantas Berupaya Urai Kemacetan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
¬†Kabid LLAJ Dishub Kota Pontianak, Ahmad Sudiyantoro¬† 

Tutup Jembatan Kapuas II, Dishub Bersama Sat Lantas Berupaya Urai Kemacetan

PONTIANAK - Kabid LLAJ Dishub Kota Pontianak, Ahmad Sudiyantoro mengatakan, pihaknya membantu untuk melakukan pengaturan lalu lintas di beberapa titik yang menyebabkan kemacetan, seperti di Jl. Rahadi Oesman.

Hal itu dilakukan akibat penutupan akses Jembatan Kapuas II, maka dilakukan rekayasa lalu lintas. 

"Dari jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan Kota Pontianak membantu untuk melakukan pengaturan lalu lintas terutama untuk di simpang Garuda, dan untuk akses menuju ke Siantan alternatifnya bisa melalui feri penyebrangan. Dan seperti diketahui di feri penyeberangan ini semakin sore semakin ramai," ujar Ahmad Sudiyantoro Senin (14/10/2019).

Baca: FOTO: Jembatan Kapuas II Ditutup, Pengendara Truk Menggunakan Penyeberangan Feri

Baca: Kapolres Mempawah Minta Jajarannya Bijak Bermedsos

Ia juga mengatakan, ada penambahan jam operasional untuk fery penyeberangan sesuai intruksi dari Gubernur Kalbar.

Selain itu, juga ada batasan muatan bagi kendaraan yang akan menggunakan fery penyeberangan. Bagi kendaraan muatan dengan berat 5 Ton keatas maka tidak diizinkan masuk. 

"Kami imbau dan kami usahakan karena kapasitas feri penyebrangan terbatas untuk kendaraan yang mengangkut di atas 5 Ton itu dilarang untuk menyeberang. Kita minta masyarakat bersabar karena untuk kepentingan kita juga perbaikan Jembatan Kapuas II ini. Dan untuk fery penyeberangan yang beroperasi tetap 3 unit," jelas Ahmad Sudiyantoro

Untuk memperlancar arus lalu lintas, selain dari Dishub juga dibantu dari Satuan Lalu Lintas. Pihaknya juga terus memantau agar parkir kendaraan tidak berlapis agar tidak menimbulkan kemacetan yang parah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved