Tak Ada Pilihan, ALFI Setujui Penutupan Jembatan Kapuas II Demi Hindari Kerugian Lebih Besar
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Barat memberikan kesepakatan atas ditutupnya Jembatan Kapuas II
Kemudian pergudangan banyak di Wajo, Siantan, serta Ambawang. Sehingga dengan kejadian ditabraknya jembatan Kapuas II dan dilarangnnya kontianer 40 feet melintas sangat merugikan banyak pihak.
"Ini sangat menggangu kelancaran distribusi barang yang ada di Kalbar, tapi kita tidak mempunyai pilihan. Kejadian ini harus menjadi perhatian dan catatan penting untuk pemerintah bahwa infrastruktur Kalbar memang harus jadi perhatian serius," tegasnya.
Pemerintah harus segera membangun Jembatan Kapuas III, dengan kejadian ini, Retno menegaskan berapa banyak kerugian.
"Sebab kita hanya tergantung pada satu akses, begitu ada kejadian, distribusi macet, padahal 80 persen barang yang didistribusikan adalah kebutuhan dan konsumsi masyarakat. Itu kebutuhan pokok masyarakat, kalau distribusi tida lancar pasti mempengaruhi harga," tambahnya.
Kejadian ini sebagai catatan penting pemerintah dalam menyediakan infrastruktur.
Barang terhambat keluar dari pelabuhan dan otomatis menumpuk dipelabuhan , harga akan naik.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak