Eddy Suratman: Penutupan 12 Jam Jembatan Kapuas II Belum Berdampak Terhadap Ekonomi

Lalulintas Jembatan Kapuas II akan dilakukan penutupan total seiring dengan pengerjaan pemasangan ikatan angin atau bracing.

Eddy Suratman: Penutupan 12 Jam Jembatan Kapuas II Belum Berdampak Terhadap Ekonomi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kabid Bina Marga PUPR Provinsi, Syarif Amin. 

Eddy Suratman: Penutupan 12 Jam Jembatan Kapuas II Belum Berdampak Terhadap Ekonomi

PONTIANAK - Lalulintas Jembatan Kapuas II akan dilakukan penutupan total seiring dengan pengerjaan pemasangan ikatan angin atau bracing.

Penutupan akan dilangsung selama 12 jam dalam sehari dimulai pukul 12.00-24.00 setiap harinya.

Plt Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar, Syarif Main menjekaskan pada Tribun Pontianak penutupan akan dimulai Minggu (13/10).

"Penutupan total Jembatan Kapuas II akan dimulai Minggu (13/10) dan akan akan berlangsung selama 10 hari berikutnya," ucap Syarif Amin, Sabtu (12/10/2019).

Penutupan Jembatan Kapuas II ini ditegaskannya sudah disepakati saat rapat koordinasi lintas sektoral beberapa hari lalu.

Bagaimana dampak perbaikan jembatan Kapuas II ini, Pengamat Ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak, Prof Eddy Suratman memberikan analisanya.

Baca: Minggu Besok, Jembatan Kapuas II Tutup Total Karena Pemasangan Bracing

Baca: VIDEO: Pasang Bracing, ALFI Setujui Penutupan Total Jembatan Kapuas II dari Pukul 12 Siang-24.00 WIB

Baca: Inilah Alasan Jembatan Kapuas II dalam Waktu Dekat akan Ditutup Total

"Tujuanyakan untuk perbaikan, kita memang harus menerimanya dan masyarakat harus mendukung kebijakan itu. Itu yang penting lebih dahulu untuk kita sampaikan, karena penutupan itu alasanya sangat kuat, yakni untuk memperbaiki.

Nanti setelah selesai diperbaiki, termasuk juga arah jalan menuju kejembatanya sudah sempurna kiri kananya sudah rapi itukan bisa membantu memperlancar, arus orang dan barang.

Masyarakat juga harus disiplin menyesuaikan aktivitasnya.
Kemudian dari masyarakat memperhatikan kondisi kendaraan, jangan sampai terjadi mogok yang menyebabkan sama sekali tidak bisa jalan. Itu sangat menggangu sekali.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved