Wiranto Ditusuk di Banten, Pengamat: Tangkap Aktor Intelektual

Wiranto mengalami luka tusuk di bagian perut dan kini dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Wiranto Ditusuk di Banten, Pengamat: Tangkap Aktor Intelektual
KOLASETRIBUNNEWS
LENGKAP Fakta Wiranto Ditikam Orang Medan Terpapar ISIS! Identitas, MOTIF hingga Status Suami Istri. 

Wiranto Ditusuk di Banten, Pengamat: Tangkap Aktor Intelektual 

JAKARTA - Penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto oleh pasangan orang tak dikenal yang diduga bagian dari ISIS kemarin di Pandeglang Banten dikhawatirkan para teroris akan mengincar pejabat tinggi lainnya di Indonesia.

Hal itu disampaikan Pengamat intelijen Suhendra Hadikuntono. Terlebih lagi, lanjut dia jelang pelantikan Presiden Terpilih, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Sebab itu, katanya, pengamanan terhadap Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin harus ditingkatkan terutama menjelang pelantikan presiden-wapres terpilih pada 20 Oktober 2019.

"Aksi biadab itu patut diduga terkait upaya penggagalan pelantikan presiden," ujar Suhendra.

Suhendra kemudian mendesak aktor intelektual di balik pelaku penyerangan Wiranto segera diungkap dan ditangkap.

Baca: Ditusuk Pisau Ala Ninja, Dokter: Ada Dua Luka Cukup Dalam Dibagian Perut Wiranto

Baca: Sutarmidji :UPB Pontianak Harus Mampu Cetak SDM Yang Siap Diterjunkan Membangun Kalbar

"Harus dicari sampai ke akar-akarnya. Aktor intelektual harus ditangkap. Ini sebagai upaya represif sekaligus preventif," tandasnya.

"Ini bukan lagi lampu kuning, melainkan sudah lampu merah bagi intelijen karena telah kecolongan. Teroris telah menyampaikan message (pesan) melalui aksi nyata," ungkapnya di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Karena sudah lampu merah, kata Suhendra, maka harus ada evaluasi menyeluruh terhadap sistem, prosedur dan personel serta penanggung jawab pengamanan pejabat negara.

"Harus ada evaluasi menyeluruh," pintanya.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved