Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad (UAS): Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan Sidang? UAS: Mungkin Serangan Fajar

Ustadz Abdul Somad (UAS): Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan Sidang? UAS: Mungkin Serangan Fajar

Ustadz Abdul Somad (UAS): Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan Sidang? UAS: Mungkin Serangan Fajar
Youtube Ustadz Abdul Somad Official
Ustadz Abdul Somad (UAS): Kenapa Bapak Bodoh Bisa Jadi Pimpinan Sidang? UAS: Mungkin Serangan Fajar 

Ustadz Abdul Somad menceritakan kronologi hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.

Menurut Ustadz Abdul Somad, hijrah itu bermula dari pertemuan kepala-kepala suku Arab Kafir Quraisy di Darun Nadwah.

Pendiri Danun Nadwah namanya Qushay, yang merupakan datuk Nabi Muhammad SAW.

"Qushay ini orang kaya. Dibuatnyalah rumah besar. Berkumpullah kepala-kepala suku untuk memusyawarahkan langkah dan kebijakan mereka," kata Ustadz Abdul Somad.

Hari itu, mereka berkumpul tepat pada hari Kamis. Dalam pertemuan itu mereka membahas agenda bagaimana cara membunuh Muhammad SAW.

"Menyakitkan, yang punya Darun Nadwah datoknya, kakeknya, mbahnya. Tapi justru yang dibahas adalah bagaimana cara membunuh cucunya," jelas Ustadz Abdul Somad.

Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap Peristiwa Tak Biasa Terjadi pada Proses Pemakaman Sahabat Rasulullah SAW

Baca: Ustadz Abdul Somad Sampaikan Hukum Mencari Arah Kiblat Menggunakan Aplikasi Android

Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS) Sampaikan Batasan Bersolek Bagi Seorang Perempuan Muslimah

Baca: Ustadz Abdul Somad (UAS): Kerja Tidur, Selesai Sidang Baru Buka Mata: Neraka Jahannam Tempatnya!

"Kurang ajar orang Arab kafir Quraisy ini," kata UAS.

Saat itu yang menjadi ketua sidangnya adalah Umar bin Hisyam alias Abu Jahal. 

"Dialah pimpinan sidang. Kenapa bapak bodoh bisa jadi pimpinan sidang. Kok bisa dia? Mungkin banyak duit dia menyawer, serangan fajar. Sekarangkan tak penting mau bodoh mau apa," kata UAS.

"Ijazah bisa dibeli, apapun bisa semua udah. Yang penting duduk dia situkan?," jelas UAS.

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved