Menantu Cornelis Maju Pilkada Kapuas Hulu, Ini Kata Pengamat

Pengamat Politik Untan, Jumadi, Ph.D menilai jika elektabilitas dan popularitas menjadi penting untuk kemudian diusung

Menantu Cornelis Maju Pilkada Kapuas Hulu, Ini Kata Pengamat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Akademisi FISIP Untan, Dr. Jumadi, M.Si 

Menantu Cornelis Maju Pilkada Kapuas Hulu, Ini Kata Pengamat

PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Jumadi, Ph.D menilai jika elektabilitas dan popularitas menjadi penting untuk kemudian diusung dan mendapat perahu partai.

Berikut penuturannya.

Tentu setiap partai punya mekanisme, PDI Perjuangan juga tentu ada mekanisme, artinya membuka ruang untuk non kader mendaftarkan, tapi kembali lagi pada tingkat elektabilitas dan popularitas.

Karena sekarang tidak bisa terbantahkan, partai mengusung apalagi partai besar yakni mengusung karena hasil survei.

Kemudian tentu tidak bisa terbantahkan juga jika Ketua DPD PDI Perjuangan Lasarus, lagi bukan Cornelis, namun bukan maksud kita membuat faksi.

Tentu pertimbangan-pertimbangan bukan karena trah lagi, saya pikir juga tidak bisa kita pastikan kemudian mendapat perahu dari PDI Perjuangan.

Namun setiap orang, apalagi kader PDI Perjuangan tentu punya peluang yang sama untuk menggunakan perahu PDI Perjuangan maju pilkada di Kapuas Hulu.

Baca: Menantu Cornelis Tunggu Survei Tentukan Bakal Calon Wakil Bupati

Baca: Mantan Gubernur Kalbar Cornelis Kalahkan Fadli Zon: Ini Daftar 10 Caleg DPR dengan Suara Terbanyak

Baca: Kalbar Tembus 86 Desa Mandiri, Suriyansah: Kerja Keras Cornelis

Saya pikir komunikasi politik dan pengalaman kemarin di Kapuas Hulu yang misalnya suatu kekuatan membangun politik identitas justru kontraproduktif.

Kita tau misalnya pilkada yang lalu kental pertarungan bahkan birokrasi dikerahkan justru kontraproduktif, jadi tipikal Kapuas Hulu agak beda dengan pedalaman lain, pendekatan lokalistik menjadi penting.

Tentu untuk Kapuas Hulu infrastruktur dasar harus menjadi perhatian kepala daerah, dan ini semua sama untuk Kalbar, termasuk membuka isolasi daerah.

Perhatian, keseriusan dari eksekutif maupun legislatif terhadap infrastruktur dasar menurut saya menjadi penting.

Kapuas Hulu menurut saya merupakan kawasan konservasi, tidak semua SDA bisa dimanfaatkan, sementara dunia luar berharap agar lebatnya hutan Kapuas Hulu dipertahankan sebagai jantung borneo, paru-paru bumi, penting memperhatikan itu namun disisi lain harus mampu berkomunikasi dengan dunia luar ada kompensasi dunia luar sebagai konsekuensi Kapuas Hulu mempertahankan kawasan konservasi itu.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved