Cap Go Meh

Camat Sungai Pinyuh Imbau Masyarakat Bahu Membahu Sukseskan Perhelatan Imlek dan Cap Go Meh 2020

Perayaan tahun baru Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 di Kabupaten Mempawah akan di pusatkan di Kecamatan Sungai Pinyuh

Camat Sungai Pinyuh Imbau Masyarakat Bahu Membahu Sukseskan Perhelatan Imlek dan Cap Go Meh 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Camat Sungai Pinyuh, Daeng Dicky saat diwawancara awak media, Senin (8/7/2019). 

Camat Sungai Pinyuh Imbau Masyarakat Bahu Membahu Sukseskan Perhelatan Imlek dan Cap Go Meh 2020

MEMPAWAH - Perayaan tahun baru Imlek 2571 dan Cap Go Meh 2020 di Kabupaten Mempawah akan di pusatkan di Kecamatan Sungai Pinyuh seperti tahun-tahun sebelumnya.

Camat Sungai Pinyuh, Daeng Dicky mengatakan, panitia pelaksana harus bekerjasama dengan masyarakat agar perhelatan agenda tahunan tersebut bisa berjalan lancar dan meriah.

"Sejak dilantik kemarin, saya berpesan agar biarkan panitia bekerja dengan seluruh dukungan dari masyarakat. Dalam persiapan Imlek dan Cap Go Meh 2020, maka kewajiban kita semua di Kecamatan Sungai Pinyuh harus sama-sama bekerja dan merapatkan barisan mensukseskan acara tersebut," ujarnya, Senin(30/9).

Daeng Dicky mengatakan, dalam setiap kegiatan atau event apapun, yang menjadi kendala adalah dana, dan kemampuan manajemen agenda sangat dibutuhkan agar acara bisa sesuai harapan kita.

"Tapi saya percaya dengan hadirnya dukungan masyarakat, saya yakin Imlek dan Cap Go Meh 2020 akan meriah. Saya tegaskan mari kita sama-sama bahu-membahu, karena ini adalah acara kita bersama, maka kita punya kewajiban bersama mensukseskan nya," tegasnya.

Baca: Rayakan Ultah ke 62, BCA KCU Pontianak Gelar Event Festival Cap Go Meh Autoshow BCA 2019

Baca: Wisatawan Menurun Saat Cap Go Meh di Pontianak, Herman Hofi: Warning Bagi Pemerintah

Baca: Perbandingan Jumlah Pengunjung Cap Go Meh di Pontianak, PHRI Kalbar: Turun 15-17 Persen

Lebih jauh, Deng Dicky menjelaskan, yang tidak kalah penting adalah dalam kegiatan tersebut akan melibatkan lintas etnis, maka dari itu guna menghindari salah paham kata dia, maka jangan sampai pelaksanaan menyinggung perasaan etnis lain.

"Jangan pernah lepas dari lima doktrin kebangsaan, agar Kecantikan Sungai Pinyuh aman, tidak menimbulkan kekacauan, dan saling sengketa, maka berpegang teguhlah pada lima etnis kebangsaan itu, agar tidak ada gesekan sampai kapanpun.

Sebab lima butir kebangsaan itu adalah ajimat kita semua," ujarnya.

Pertama kata dia, jagalah lisan dan ucapan-ucapan, jangan sampai salah ucap, salah omongan, jangan sampai menyakiti perasaan dan menyinggung perasaan orang lain.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved