Cap Go Meh

Perbandingan Jumlah Pengunjung Cap Go Meh di Pontianak, PHRI Kalbar: Turun 15-17 Persen

Kunjungan masyarakat luar di Kalbar diketahuinya menurun dari penurunan pemesanan dan keterisian kamar hotel-hotel yang ada di Pontianak

Perbandingan Jumlah Pengunjung Cap Go Meh di Pontianak, PHRI Kalbar: Turun 15-17 Persen
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YouTube
Yuliardi Qamal 

Perbandingan Jumlah Pengunjung Cap Go Meh di Pontianak, PHRI Kalbar: Turun 15-17 Persen

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalbar, Yuliardi Qamal menjelaskan bahwa ada penurunan signifikan terhadap kunjungan wisatawan di Kalbar dan Pontianak khususnya pada periode yang sama tahun sebelumnya saat perayaan Cap Go Meh.

Kunjungan masyarakat luar di Kalbar diketahuinya menurun dari penurunan pemesanan dan keterisian kamar hotel-hotel yang ada di Pontianak.

"Sangat signifikan penurunan wisatawan pada Cap Go Meh kali ini, sekitar 15-17 persen penurunannya dibandingkan dengan periode yang sama saat Cap Go Meh 2018 lalu," ucap Yuliardi Qamal saat diwawancarai, Jumat (22/2/2019).

Baca: Disambar Petir Satu Rumah Hangus Terbakar, Kapolsek Beberkan Kronologinya

Baca: Alamat Kantor Lurah Sungai Jawi Luar dan Dalam

Baca: Pasca Banjir di Landak, Asrama Polsek Ngabang Dibersihkan

Menurunnya tingkat kunjungan tersebut, lantaran mahalnya harga tiket penerbangan. Karena di Kalbar transportasi yang mudah digunakan hanya pesawat, sedangkan kapal laut disebutnya sangat lama dan hanya beberapa kali berangkat dalam seminggu.

Semntara kereta api tidak dimiliki, tak seperti di Pulau Jawa ada alternatif transportasi lainnya.

Selain itu banyak masyarakat yang berkunjung saat Cap Go Meh di Pontianak enggan berbelanja sourvenir lantaran takut membayar bagasi pesawat yang mahal.

"Saya ada membawa tamu, mereka tidak mau berbelanja, alasannya karena bagasi mahal. Itu saya bawa sendiri tamunya," pungkas Yuliardi Qamal.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved