Wisatawan Menurun Saat Cap Go Meh di Pontianak, Herman Hofi: Warning Bagi Pemerintah

terkait penurunan sekian persen wisatawan di Kota Pontianak itu patut untuk di sikapi dan itu merupakan warning bagi pemerintah

Wisatawan Menurun Saat Cap Go Meh di Pontianak, Herman Hofi: Warning Bagi Pemerintah
IST/TRIBUNFILE
Herman Hofi Munawar 

Wisatawan Menurun Saat Cap Go Meh di Pontianak, Herman Hofi: Warning Bagi Pemerintah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Herman Hofi Munawar menilai adanya penurunan angka wisatawan berdasarkan pernyataan ketua PHRI Kalbar sekitsr 15-17 persen saat perayaan Cap Go Meh 2019 harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Angka tersebut dinilai cukup besar, maka harus dilakukan evaluasi yang mendalam mengenai sebab mesababnya oleh pemerintah dan kebijakan seperti apa harus diambil kedepannya.

"Saya fikir data PHRI terkait penurunan sekian persen wisatawan di Kota Pontianak itu patut untuk di sikapi dan itu merupakan warning bagi pemerintah, khususnya Pemkot Pontianak," ucap Herman Hofi Munawar saat diwawancarai, Jumat (22/2/2019).

Baca: RCTI Live Indonesia Vs Kamboja Sedang Berlangsung! Laga Demi Semifinal Piala AFF U-22

Baca: PHRI Kalbar Catat Penurunan Wisatawan, Yuliardi: Tamu Tak Belanja Sovenir Karena Penghapusan Bagasi

Baca: Warung Beserta Motor Ludes Terbakar, Danramil Telok Pakedai Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Pertama dinas terkait dimintanya untuk kerja keras lebih kuat lagi untuk menciptakan dan  membuat supaya para turis atau wisatawan itu semakin banyak  datang ke Pontianak.

Oleh sebab itu perlu evaluasi yang lebih menyeluruh sifatnya . Faktor apa saja penyebabnya, apakah betul faktor tiket yang mahal baru- baru ini.

Selain harga tiket yang melambung, ia mempertanyakan apakah persoalan internal juga mempengaruhi.

Jika persoalan internal, maka  perlu di rekayasa sekian rupa sehingga ada daya tarik untuk orang datang ke Pontianak kedepannya. 

Tetapi tak ditampikannya tentu tidak lepas dari kondisi eksternal, kemudian masalah harga tiket dan  persoalan ekonomi secara makro yang bisa berdampak terhadap wisatawan itu sendiri. 

"Itu diluar kemampuan pemerintah kota, kalau misalnya ada ada faktor faktor eksternal. Tetapi yang lebih penting lagi adalah dari dinas  terkait itu harus berupaya semaksimal mungkin, supaya ada kerjakeras melakukan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut sehingga itu nantinya betul betul para wisatawan itu bisa lebih banyak lagi kehadirannya di Kota Pontianak," pinta Herman Hofi yang juga merupakan kader PPP. 

Ia berfikir ada beberapa aspek yang bisa menarik perhatian wisatawan, yaitu  infrastruktur, banyaknya event event dilakukan.

"Sehingga kita bisa menabur gula sebanyak mungkin sehingga semut dapat datang, itu yang lebih penting," pungkasnya.
 

-- 

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved