Teluk Bakung Kubu Raya Jadi Kampung KB, Tapi Masih Dambakan Listrik

"Mudah-mudahan dengan adanya program Kampung KB ini bisa membawa Teluk Bakung semakin baik dan berkualitas," kata Titus

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sebuah jalur menuju hutan untuk mengambil kayu, di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (19/9/2019) siang. Sekitar 15 orang diamankan ke Polresta Pontianak untuk dimintai keterangan beserta sejumlah barang bukti. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kubu Raya, Titus Nursiwan menjelaskan Desa Teluk Bakung telah dicanangkan sebagai Kampung KB.

Saat pelaksanaan pencanangan akhir 2018 lalu, ia menjelaskan bahwasanya warga setempat memang mendambakan adanya aliran listrik yang masuk pada desa mereka.

"Mudah-mudahan dengan adanya program Kampung KB ini bisa membawa Teluk Bakung semakin baik dan berkualitas. Kesejahteraan masyarakatnya semakin baik," ucap Titus Nursiwan dalam pertemuan desa yang dihadiri pihak PT PLN, di Balai Desa Teluk Bakung , Kamis (26/9/2019).

Ia mengharapkan Kampung KB Teluk Bakung lebih menonjol dari yang lainnya, karena didalam program Kampung KB memang didesain untuk meningkatkan kualitas masyrarakat dengan pembangunan yang berinergi lintas instansi.

"Tidak hanya ekonomi, tidak hanya pendidikan, tidak hanya kesehatan tapi secara keseluruhan dilakukan bersama-sama," tambahnya.

Baca: Kapal Mulia Santosa II Tabrak Dermaga Ferry Siantan, Dua Besi Penyangga Ambruk

Baca: Beta Lulusan Terbaik S1 Keperawatan Stikes Yarsi, Fokus Mendengarkan Dosen

Baca: Pemkot Dukung Pelaku Star Up, Siapkan Co Working Space (Ruang Kerja Bersama)

Ia menceritakan awal pencanangan Kampung KB, Desa Teluk Bakung tahun lalu yang dikeluhkan warga adalah listrik dan hari pihaknya langsung membawa perwakilan PLN untuk memberikan tindak lanjut.

"Semoga PLN segera merealisasikan tuntutan warga di sini, Desa Teluk Bakung berada di Trans Kalimantan dan 74 tahun Indonesia merdeka tapi seperti masih zaman penjajahan belum ada listrik," ucapnya.

Titus mengaku telah melaporkan pada Bupati Kubu Raya dan mendapat dukungan untuk segera merealisasikan masuknya listrik di Desa Teluk Bakung.

Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Desa Teluk Bakung, Ignasius Dundus mengatakan masyarakat sangat mendambakan aliran listrik. Dengan Pencangan Kampung KB ini menjadi harapan besar warga setempat agar masuknya pembangunan.

"Desa Teluk Bakung ini telah dicanangkan sebagai Kampung KB pada 2018 lalu. Kami harap dengan pencanangan ini bisa membuat desa kami lebih baik dan masuk aliran listrik," ucap Ignasius dalam sambutannya dalam pertemuan desa yang juga dihadiri langsung Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar, Kusmana.

Lanjut disampaikannya sudah beberapa tahun terakhir, masyarakat mengajukan permohonan untuk masuknya listrik. Bahkan saat ini sudah ada 777 orang yang mengajukan agar listrik dimasukan.

"Warga kami yang sudah mengajukan listrik ada 777 orang. Semoga dengan acara hari ini dan adanya Kampung KB bisa mendorong listrik masuk," harapnya.

Selama ini warga setempat hanya mengandalkan genset untuk penerangan, oleh sebab itu warga berharap listrik segera masuk. Adanya cara ini menjadi titik terang bagi warga setempat untuk menikmati aliran listrik.

Adanya kepastian dari pihak PLN bahwa 2020 akan masukanya listrik disambut baik. Apa yang telah diprogramkan harus direalisasikan, karena warga sangat menginginkan adanya listrik .

"Kami disini sudah mengajukan sejak 2007 tapi listrik belum masuk, kok jalan Trans Kalimantan tidak ada listrik dan kepengurusan administrasi juga terganggu, karena komputer selalu rusak karena jaringan genset itu tidak stabil," tambahnya.

Ia menegaskan tidak adanya aliran listrik, warga Teluk Bakung sampai menyatakan tidak menikmati kemerdekaan yang sudah 74 tahun ini.

"Kepastian dari pihak PLN yang akan memasang sambungan listrik pada 2020 tentu menjadi harapan besar warga kami disini. Karena sudah lama sangat menantikan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved