Kondisi Terkini Faisal Amir di ICU, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Kritis saat Demo, Tulang Bahu Patah
Hingga kini, ia masih dirawat secara intensif di RS Pelni. Kondisinya pun memilukan. Kepala Faisal Amir terluka parah dan berdarah.
Faisal Amir mahasiswa Al Azhar Indonesia kritis, kondisi kepala berdarah dan bahu kanan patah, lakukan tindakan operasi evakuasi pendarahan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JABAR - Seorang mahasiswa Al Azhar, Faisal Amir sempat kritis. Bagaimana kondisi terkininya setelah melewati operasi dan perawatan di ICU?
Ia terluka saat aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR RI. Faisal Amir merupakan mahasiswa angkatan 2015.
Faisal Amir, mahasiswa Al Azhar itu ditemukan temannya sudah tak sadarkan diri.
Kondisinya pun memilukan. Kepala Faisal Amir terluka parah dan berdarah.
Ia pun di bawa ke RS Pelni dan langsung mendapatkan pemeriksaan medis.
Ratu, sang ibu mengabarkan kondisi Fasial Amir terluka di bagian kepala dan tulang bahu kanan patah.
Kondisinya kritis. Ada pendarahan di otaknya sehingga harus menjalani operasi.
Adapun kondisi terkini dikabarkan Kepala Rumah Sakit Pelni, Dewi Fankhuningdyah.
Dewi Fankhuningdyah mengatakan kondisi Faisal Amir sudah melewati masa kritis.
Namun saat ini ia masih menjalani perawatan intesif pengawasan 24 jam di ICU.
"Kondisi fasial mulai stabil setelah menjalani operasi," ujar Dewi Fankhuningdyah, Kepala Rumah Sakit Pelni, dalam konferensi pers.
Dewi Fankhuningdyah menyampaikan Faisal tiba di Rumah Sakit Pelni pada pukul 7 malam.
Faisal atau akbrab disapa Ical di antar oleh beberapa temannya dan petugas.
Faisal ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri.
Sesuai pemeriksaan, kondisi Faisal Amir saat itu membutuhkan tindakan operasi.
Kepala Fasial arena dalam kondisi berdarah dan patah tulang di bahu kanan.
"Alhamdulillah operasi berjalan lancar, pasien masih dalam perawatan.
"Kondisi terakhir pasien cukup baik." ujarnya.
Menurut Dewi kendati operasi sudah berjalan baik, tapi ia masih dalam keadaan usai kritis.
Ical masih membutuhkan pengawasan instensif di ICU.
Operasi yang diberikan kepada Faisal adalah evakuasi pendarahan kepala dan stabilisasi tulang di daerah bahu kanan.
Adapun untuk penyebab apa yang terjadi kepada Ical pihaknya belum mengetahui secara jelas.
"Kami belum bbisa menenntukan karena mekanisme lukanya pun kami belum mengetahuinya secara jelas." tandasnya.
Sosok Faisal Amir
Faisal Amir mahasiswa Al Azhar Indonesia mengambil program studi ilmu hukum.
Diketahui, Faisal Amir merupakan kordinator lapangan saat aksi demo di DPR RI, Selasa (24/9/2010).
Kala itu, ia disebut tengah mengarahkan teman-temannya saat terjadi kericuhan.
Namun, suasana di sana semakin kacau.
Teman-temannya berlari ke arah Pancoran.
Di sisi lain, Faisal Amir justru berlari ke arah Grogol.
Saat itu, mahasiswa Al Azhar ini justru terpisah dengan teman-temannya.
Kemudian, ia ditemukan oleh seorang mahasiswa lain, Iman.
Ia adalah mahasiswa IDP Education.
Iman mendengar suara teriakan Faisal Amir saat sedang menyelamatkan diri di Restoran Pulau Dua, Tanah Abang.
Ternyata di basement ada sosok Faisal Amir.
Namun, saat Iman sampai ke sana, mahasiswa Al Azhar itu sudah tak sadarkan diri.
Kondisinya pun memilukan. Kepala Faisal Amir terluka parah dan berdarah.
Ia pun di bawa ke RS Pelni oleh Iman dan sejumlah mahasiswa lainnya.
Kabar terlukanya Faisal Amir pun kemudian beredar di media sosial.
Dari informasi yang tersebar, ia disebut meninggal dunia.
Info itu pun viral dan bikin heboh warganet di media sosial.
Namun, ternyata kabar meninggalnya Faisal Amir itu hoaks.
Hingga kini, ia masih dirawat secara intensif di RS Pelni.
Mahasiswa Al Azhar itu tengah dalam masa pemulihan setelah operasi.
Kondisinya memang kritis. Ada pendarahan di otaknya sehingga harus dioperasi.
Sang ibu, Ratu menyebut, kulit kepala anaknya banyak yang terluka, termasuk disebut tengkorak retak.
Selain itu, ia pun menyebut tulang bahunya patah.
Sumber:
(Tribunjabar.id/Tribunjakarta/Kompas)