Pemkot Pontianak Tuan Rumah Rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar

Kota Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi (rakor) Pendapatan Daerah se-Kalbar. Rakor ini akan digelar

Tayang:
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/YOUTUBE
Penjelasan Kepala BKD, Hendro Subekti terkait APBD Kota Pontianak 

Pemkot Pontianak Tuan Rumah Rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar

PONTIANAK - Kota Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi (rakor) Pendapatan Daerah se-Kalbar. Rakor ini akan digelar selama dua hari, yakni tanggal 25-26 September 2019 di Hotel Ibis Pontianak.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak, Hendro Subekti menerangkan, Pontianak ditunjuk sebagai tuan rumah rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar berdasarkan hasil kesepakatan bersama pada rakor serupa di Kabupaten Bengkayang tahun 2018 lalu.

Rakor yang rencananya akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji pada Rabu (25/9) malam, mengusung tema Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Pemilihan tema ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan PAD pemerintah provinsi, kabupaten dan kota melalui sinergitas kegiatan pemungutan pajak," ujarnya, Selasa (24/9).

Baca: Lanjutkan Program Pusat, Pemkot Singkawang Budayakan Makan Telur di Sekolah

Baca: Rakor Humas dan Protokol Kubu Raya, Bupati Muda Minta ASN Harus Jadi Corong Informasi

Baca: Pimpin Rakor Lintas Sektoral Terkait Karhutla, Ini Harapan Bupati Jarot

Selain itu, lanjutnya lagi, pada rakor tersebut akan dirumuskan solusi atau treatment dalam percepatan optimalisasi PAD di Kalbar sebagai salah satu area intervensi Program Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) Pemberantasan Korupsi, KPK RI.

Sebagai pemateri, narasumber yang dihadirkan adalah Tim Koordinasi Pencegahan Korupsi Wilayah Kalbar Deputi Bidang Pencegahan KPK RI, Direktur Utama PT Bank Kalbar dan beberapa narasumber lainnya.

"Materi yang akan disampaikan diantaranya tentang Bagi Hasil Pajak Provinsi, evaluasi host to host BPHTB dan implementasi perekaman data transaksi usaha wajib pajak melalui tapping box dan e-Pos," jelas Hendro.

Ia menambahkan, pada akhir rakor, akan dilakukan evaluasi rakor Pendapatan Daerah, kemudian dilanjutkan perumusan hasil rakor Pendapatan Daerah se-Kalbar tahun 2019. "Harapan kami rakor ini berjalan sukses dan lancar," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved