Lanjutkan Program Pusat, Pemkot Singkawang Budayakan Makan Telur di Sekolah
Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah memberikan perhatian kepada siswa siswi yang ada di Kota Singkawang.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Lanjutkan Program Pusat, Pemkot Singkawang Budayakan Makan Telur di Sekolah
SINGKAWANG - Pemkot Singkawang mendukung program pemerintah pusat yang akan membudayakan makan telur di sekolah (Maklurah). Program serupa juga akan dilanjutkan Pemkot Singkawang di tahun 2020 melalui dana APBD.
“Alhamdulillah, program ini disambut baik Wali Kota Singkawang yang nantinya akan dilanjutkan pada tahun 2020 dengan sasaran siswa mulai dari TK, SD dan SMP,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib, Selasa, (24/9/2019).
Nadjib menilai program ini perlu dilanjutkan mengingat tidak semua siswa punya kemampuan dan terpenuhi dengan gizi yang baik.
Baca: VIDEO: Nadjib Sebut Pemantauan UNBK Bentuk Kepedulian Pemda Pada Pendidikan
Baca: Gagal Bobol ATM, Seorang Pria Ditangkap Polsek Pelabuhan Ketapang
Melalaui keberlanjutan program ini paling tidak Pemkot Singkawang sudah peduli untuk memperbaiki gizi siswa siswi yang ada di Kota Singkawang.
Dia berharap, program Mak Lurah di Singkawang nanti bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya, guna menghindari gizi buruk yang salah satunya mencegah Stunting.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang sudah memberikan perhatian kepada siswa siswi yang ada di Kota Singkawang.
“Pada Jumat (13/9) kemarin, saya sudah melaunching program ini di semua sekolah mulai dari tingkat TK sampai SD khususnya di dua kecamatan Kota Singkawang, seperti Singkawang Timur dan Singkawang Selatan,” ungkapnya.
Program ini merupakan kerjasama antara Kemenko Bidang Perekonomian RI dengan Perusahaan Peternakan melalui dana CSR.
Mereka ingin membudayakan gerakan makan telur di sekolah (Mak Lurah) dengan sasaran 50 Kabupaten/Kota di Indonesia.
Program ini diluncurkan, bertujuan untuk peningkatan gizi anak di sekolah, yang mana untuk di Kalbar hanya Kota Pontianak dan Singkawang.
Melalui program tersebut, seluruh siswa yang ada di 50 Kabupaten/Kota diberi bantuan telur maksimal 10 butir telur per siswa.
Kota Singkawang mendapatkan sebanyak 43 ribu butir telur yang mereka kirim dan sudah dilaunching, dengan sasaran TK dan SD di dua kecamatan yakni Timur dan Selatan.
“Secara keseluruhan, ada sebanyak 32 TK dan 38 SD yang kita distribusikan, termasuk siswa dan guru yang mengajar,” tuturnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/anak-makan-telur.jpg)