Kapolres dan Dandim Sintang Minta Perusahaan Tak Membuka Lahan Dengan Dibakar

Letkol Inf Rachmat Basuki mengingatkan agar pihak perkebunan untuk tetap menjaga lingkungan jangan sampai membuka lahan dengan cara dibakar.

TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Bupati Sintang, bersama Dandim dan Kapolres Sintang melakukan penandatanganan Maklumat Kepolisian tentang Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan / Kebun di Kabupaten Sintang. 

Kapolres dan Dandim Sintang Minta Perusahaan Tak Membuka Lahan Dengan Dibakar

SINTANG- Hadir bersama Bupati Sintang Jarot Winarno saat menggelar pertemuan dengan perusahaan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sintang membahas tentang penanggulangan Karhutla di lahan konsesi perkebunan, bertempat di ruang pertemuan Botani, Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, jalan Y.C. Oevang Oeray Sintang, Selasa (24/9/2019).

Komandan Kodim 1205 Sintang, Letkol Inf Rachmat Basuki mengingatkan agar pihak perkebunan untuk tetap menjaga lingkungan jangan sampai membuka lahan dengan cara dibakar.

Dikarenakan titik hotspot telah menjadi perhatian nasional bahkan Internasional.

Baca: Empat Perusahaan di Sintang Disegel dan Dalam Status Penyelidikan

Baca: Polisi Segel Perkebunan Sawit Milik PT Dinamika Multi Perkasa di Kapuas Hulu

"Penyumbang titik api itu dari Sintang, ini sudah terjadi, kedepannya pihak perusahaan perkebunan agar lebih memperhatikan lagi tanggung jawab agar tetap terus menjaga lingkungan jangan sampai membakar lahan, karena pasti akan menjadi kambing hitam, sama sama kita jaga, jangan sampai kejadian karhutla menjadi aktivitas tahunan”, ujarnya.

Lanjutnya apa yang bisa dilakukan satu diantaranya yaitu melakukan pencegahan. Dengan harapan kedepannya agar di tahun berikutnya tidak terjadi lagi kasus Karhutla yang banyak merugikan semua pihak.

Sementara, Kapolres Sintang, AKBP. Adhe Hariadi, yang juga hadir pada saat itu meminta kepada pihak perusahaan agar kondisi kebakaran hutan lahan di lahan konsesi tidak terjadi lagi.

“kedepan jangan sampai terulang kembali, kita belajar dari tahun 2018, walaupun ada hotspot tetapi tidak banyak, begitu di tahun 2019 kita terkejut, kebakaran hutan dan lahan menjadi kabut asap dengan kondisi yang sangat tinggi," Pesan Kapolres.

Seusai melakukan pertemuan dengan pihak perkebunan kelapa sawit terkait kebakaran hutan dan lahan di areal konsesi, Bupati Sintang, bersama Dandim dan Kapolres Sintang melakukan penandatanganan Maklumat Kepolisian tentang Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan / Kebun di Kabupaten Sintang. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved