The Power of Christ Resurrection Pembukaan Exorcism di Katedral
Acara pembukaan Exorcism di Katedral dilaksanakan tanggal19 September 2019, di Gereja Santo Yoseph Katedral Keuskupan Agung Pontianak
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Madrosid
The Power of Christ Resurrection Pembukaan Exorcism di Katedral
Citizen Reporter
Komsos Keuskupan Agung Pontianak
Samuel
SINGKAWANG - Acara pembukaan Exorcism di Katedral dilaksanakan tanggal19 September 2019, di Gereja Santo Yoseph Katedral Keuskupan Agung Pontianak.
Dimulai dengan pembukaan oleh P. Yohanes Rubini, OP menyampaikan teknis secara singkat. Kemudian dibuka dengan launching buku, Riwat hidup Santo Antonius Agung yang ditulis oleh Santo Athanasius yang dialih bahasakan oleh H. Witdarmono dengan kata pengantar oleh P. Yohanes Rubini Marianto, OP.
Pembukaan Lauching Buku Riwayat Santo Antonius Agung dibuka oleh P. Yohanes Rubini M., OP dan P. Mingdry Hanafi Tjipto, OP.
Tanggal 19 September 2019, hari itu berdasarkan informasi dari panitia bahwa peserta terdaftar untuk ikut dalam Conference On Exorcism terdata kurang lebih sebanyak 300-an peserta belum ditambah dengan panitia kurang lebih 40-an orang.
Sore itu, sebagai hari pertama menjelang misa pembukaan Conference on Excorcism dimulai dengan sesi pertama yaitu materi yang dibawakan oleh Fr. Jose Fransesco Syqua tentang pengenalan “WHAT IS CATHOLIC EXORCISM,” ia mengulas dasar dari Exorcism di Gereja Katolik.
Kardinal Ratzinger sekarang Paus Benediktus 16th mengatakan dalam wawancaranya ( The Ratzinger Report), “ Ada tanda-tanda kembalinya kuasa kegelapan dan pemujaan setan semakin luas menyebar di dunia sekular.
Tetapi celakalah kamu bumi dan laut, karena iblis telah kepadamu! Kemarahannya tanpa batas karena dia tahu waktunya tidak banyak (Wahyu.12).
Baca: DPP Paroki Katedral, Wanita Katolik dan Lions Club Adakan Bakti Sosial Meriahkan HUT RI Ke-74
Baca: Bupati dan Ketua PKK Misa Sore di Gereja Katedral Banjarmasin
Baca: Safari Minggu di Gereja Katedral Sanggau, Ini Pesan Kapolres Sanggau
Pergulatan kita bukan Melawan musuh manusia, tetapi melawan kekuatan Kosmis- St.Paulus.
Tantangan pertama dari peperangan rohani adalah membuka kedok iblis dalam hidup kita.
"Tantangan kedua dari peperangan rohani ini adalah mengusir setan dalam kehidupan kita,” ujar Fr. Jose.
Sebagai orang Katolik yang percaya dengan kuasa Tuhan, tentunya kita yang sudah tahu dengan kuasa Tuhan diharapkan untuk selalu mengandalkan kuasa Tuhan Yesus yaitu Sang Sumber kehidupan kekal.
Dalam kesempatan yang sama pula, penulis mencuplik perkataan dari sang narasumber bergini bunyinya;
“Bagaimana iblis menyerang Godaan sehari-hari, Luar biasa- obsesi, Posesi, dan infestasi,” katanya.
Exorcism, menurut Katekismus Gereja Katolik (no. 1673) – Eksosisme itu digunakan untuk mengusir setan atau untuk membebaskan dari pengaruh setan, berkat otoritas rohani yang Yesus percayakan kepada Gereja-Nya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kegiatan-exorcism-di-gereja-santo-yoseph-katedral.jpg)