Panen Perdana Padi di Sengah Temila, Karolin Ajak Masyarakat Wujudkan Swasembada Pangan

Kita harus mengucapkan syukur kepada Tuhan, dapat memberikan panen padi ini di musim kemarau,

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat panen padi di Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Senin (23/9/2019). 

Panen Perdana Padi di Sengah Temila, Karolin Ajak Masyarakat Wujudkan Swasembada Pangan

LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa melaksanakan panen perdana padi di Dusun Saleh Bakabat, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak pada Senin (23/9/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Camat Sengah Temila, Kapolsek Sengah Temila, Danramil Sengah Temila, Kades Aur Sampuk, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Bupati Landak dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk turut bersyukur karena masih bisa melakukan penen padi dalam keadaan musim kemarau ini dan terhindar dari gagal panen.

Serta mengajak para petani terus meningkatkan produksi padi dalam rangka mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Landak.

"Kita harus mengucapkan syukur kepada Tuhan, dapat memberikan panen padi ini di musim kemarau, dengan hasil panen padi yang baik dan cukup berhasil dengan masa tanam dua kali dalam setahun," ujar Karolin.

Baca: Beri Motivasi Petani, Babinsa Jahandung Dampingi Petani Panen Padi

Baca: Pemkab Landak Panen Padi Demplot Varietas Unggul Bersertifikat

Lanjut dia, ke depan dirinya berhap para petani dapat menanam padi dan memanennya dalam waktu tiga kali dalam setahun.

Bupati juga memberikan bantuan kepada kelompok tani handtraktor dan bibit benih padi, serta mengajak petani untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas padi para petani agar menambah nilai jual.

"Mengurus pertanian ini tidaklah mudah, namun dimasa kepemimpinan saya sebagai Bupati Landak akan terus saya memperjuangkannya guna meningkatkan mutu dan kualitas pertanian di Kabupaten Landak," ungkapnya.

Diakui Karolin, banyak permasalahan yang terjadi seperti kelangkaan pupuk, bibit padi, sarana dan prasarana hingga kepenjualannya.

"Untuk itu akan satu persatu saya berusaha menyelesaikannya. Saya meminta kepada para petani dan masyarakat untuk tetap kompak dan terus bersama pemerintah untuk bersama-sama membangun pertanian Kabupaten Landak dalam mencapai swasemabada pangan," jelas Karolin.

Sementara itu Kepala Desa Aur Sampuk Ruspiandi menjelaskan, ia terus berupaya membantu Pemerintah Kabupaten Landak dalam bidang pertanian terutama meningkatkan produksi padi di Desa Aur Sampuk.

Selain itu, masyarakat Desa Aur Sampuk juga bersama-sama menjaga kelestarian hutan dalam menjaga keberlangsungan hidup dengan tidak melakukan perusakan hutan.

"Untuk peningkatan pertanian, kita saat ini melakukan panen padi dua kali dalam setahun. Semoga ditahun depan bisa melakukan panen padi tiga kali dalam setahun," harapnya.

Selanjutnya Desa juga mensertifikasi lahan pertanian dan kebun sampai saat ini sebanyak 870 yang tersertifikasi.

Baca: Pemkab Sekadau Gelar Rakor Karhutla, Ini Yang Dibahas

"Yang terpenting Kami di Desa Aur Sampuk juga menjaga sumber daya alam, sumber-sumber mata air dengan tidak melakukan pengrusakan guna menjaga keberlangsungan hidup semua termasuk kita juga," terang Ruspiandi.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved