MUI Kalbar Gelar Salat Istisqa, Khusuk Berdoa Turun Hujan

Seperti yang diketahui, sudah lama tidak adanya turun hujan, sehingga kabut asap yang semakin pekat dan tebal

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUZAMMILUL ABRORI
Suasana salat istisqa bersama di Halaman Masjid Masjid Raya Mujahidin kota Pontianak, pada Sabtu (21/9/2019) pagi. 

MUI Kalbar Gelar Salat Istisqa, Khusuk Berdoa Turun Hujan

PONTIANAK - Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat bekerjasama dengan Yayasan Mujahidin Kalbar beserta Baznas Kalbar, menyelenggarakan Salat Istisqa bersama, Sabtu (21/9/2019) pagi.

Kegiatan ini diadakan di Halaman Masjid Raya Mujahidin, Kota Pontianak. Umat Muslim yang ikut salat, nampak khusyuk berdoa.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Kalbar Drs H Basri Har menjelaskan, diadakannya salat istisqa ini sebagai bentuk masyarakat Kalbar, khususnya kota Pontianak untuk berikhtiar kepada Allah SWT.

"Seperti yang diketahui, sudah lama tidak adanya turun hujan, sehingga kabut asap yang semakin pekat dan tebal. Maka kita dari MUI Kalbar bekerjasama dengan Yayasan Mujahidin Kalbar serta Baznas Kalbar, mengadakan salat istisqa bersama, sebagai bentuk kita berikhtiar kepada Allah SWT," jelas Basri Har kepada Tribun.

Dikatakannya, alhamdulillah antusias warga yang cukup besar, sehingga kita bisa melaksanakan salat istisqa bersama. Ia berharap mudah-mudahan setelah diadakannya salat istisqa, dan doa bersama ini, Allah SWT bisa menurunkan rahmatnya kepada kita semua.

"Walaupun dan sebenarnya ini ada campur tangan ulah dari manusia juga kan, seperti membakar hutan dan lahan. Sehingga momen seperti ini yang sudah lama tidak hujan, dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," terangnya.

Ia menyampaikan bahwa, sebagai umat Muslim perbanyaklah istighfar, dan bertaubat. Karena ini mungkin satu di antara ujian yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita. "Dengan ujian yang diberikan oleh Allah SWT saat ini kepada kita, semoga bisa lebih menyadarkan masyarakat lagi," katanya.

Baca: GP Ansor Kubu Raya Gelar Ngaji Literasi

Baca: Menjadi Petugas Pemadam Karhutla Harus Perhatikan Perlengkapan Keamanan Diri

Sementara itu khatib Syaifuddin Zuhri mengatakan, saat ini masyarakat Kalbar, sedang diuji oleh Allah SWT, dengan musim kemarau dan kekeringan.

"Maka dari itu hamba Allah yakin, dengan istighfar berulang-ulang, dan apalagi ditambah dengan dikuatkan salat istisqa yang berulang-ulang sejak kemarin. Yakin Husnudzan (berbaik sangka) dengan Allah SWT, tidak lama lagi hujan lebat, bermanfaat, dan berkah," dikatakannya saat menyampaikan khutbah.

Maka dari itu dikatakan khatib Syaifuddin Zuhri, sekaligus Ketua Majelis Fatwa MUI Kalbar, mengajak seluruh masyarakat untuk bertaubat massal, beristighfar massal.

"Mengaku atas perbuatan sengaja ataupun tidak, memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, mengisi sisa hidup ini dengan amal shaleh, dan nilai-nilai ketaqwaan. Sehingga dengan demikian, semoga Allah selalu melimpahkan rahmatnya kepada kita semua. Agar dikirim dan menurunkan hujan kepada kita," tuturnya.

86 Kasus Karhutla
Di kesempatan terpisah Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono bersama dengan Gubernur Kalbar Sutarmidji serta Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menggelar video conference dengan bupati/wali kota, Kapolres, Dandim, serta BPBD se-kalimantan Barat di Mapolda Kalbar, Jumat (20/9) siang.

Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengatakan sampai saat ini sudah ada 86 kasus yang ditangani. Dari 86 kasus, sebanyak 29 korporasi, 57 di antaranya kasus perorangan, yang mana dua kasus sudah masuk tahap sidik dan 27 tahap lidik.

Kapolda mengapresiasi daerah yang sangat serius menangani masalah Karhutla, di antaranya sudah ada Pemkab yang mengusulkan empat perusahaan dicabut izinya. Dalam kesempatan tersebut, Komandan Pangkalan TNI AU Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, menjelaskan dari sisi udara, bahwa di Kalbar sekarang ini sudah satu unit Pesawat Casa 212 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdurrahman Saleh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved