China Open 2019

China Open 2019 - Kisah Perjuangan Mohammad Ahsan Menahan Cidera yang Berbuah Final

China Open 2019 - Kisah Perjuangan Mohammad Ahsan Menahan Cidera yang Berbuah Final

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Muhammad Firdaus
BADMINTON INDONESIA via bolasport.com
China Open 2019 - Kisah Perjuangan Mohammad Ahsan Menahan Cidera yang Berbuah Final 

China Open 2019 - Kisah Perjuangan Mohammad Ahsan Menahan Cidera yang Berbuah Final

BADMINTON - Pebulu tangkis ganda putra, Mohammad Ahsan, sedang dalam kondisi fisik yang kurang prima. Meski begitu, dia dan pasangannya, Hendra Setiawan, sukses menembus final China Open 2019.

Ahsan/Hendra memastikan partai puncak China Open 2019 setelah menang 22-20, 21-11 atas wakil tuan rumah, Li Jun Hui/Liu Yu Chen, dalam laga semifinal di Guangzhou, Sabtu (21/9/2019). 

Dalam kondisi tidak fit akibat cedera betis kaki kanan dan kiri yang didapat saat laga babak kedua, Ahsan bersama Hendra memaksakan diri untuk terus berjuang menembus final.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Final China Open 2019 - Ahsan/Hendra Vs Marcus/Kevin, Ginting Vs Momota

Baca: Hasil Liga Inggris - Manchester City Cetak Gol Hampir Setengah Lusin, Watford Sementara Luluhlantak

"Kondisi kaki saya masih sama, tadi enggak banyak reli dan memang sengaja sebisa mungkin tidak banyak bergerak," ujar Ahsan yang dikutip dari Badminton Indonesia.

"Memang kami sengaja ubah strategi karena pergerakannya terbatas," tutur dia melanjutkan.

Strategi yang diterapkan Ahsan/Hendra berhasil. Mereka sukses merepotkan pasangan Li/Liu.

Ahsan menuturkan, kemenangan pada laga gim pertama menjadi salah satu faktor yang membuatnya dan Hendra percaya diri.

"Kuncinya tadi di gim pertama. Setelah menang di gim pertama, kami jadi lebih tenang saat gim kedua," ujar Ahsan.

Baca: Hasil China Open 2019 - Ahsan/Hendra Pastikan Indonesia Satu Gelar, Ginting Tantang Kento Momota

Sementara itu, Hendra mengaku tak menyangka bisa menang straight game atau dua gim langsung atas Li/Liu.

Ia pun mengaku sempat kurang diuntungkan pula dengan kondisi angin di lapangan, terutama pada gim pertama.

"Memang lapangannya ada angin, tadi di gim pertama kami 'kalah angin'. Kami kaget juga bisa menang dua game langsung," tutur Hendra.

"Gim keduanya cukup mudah, mungkin mereka (Li/Liu) sedang enggak enak mainnya," tutur Hendra.

Baca: UPDATE Klasemen Liga Inggris - Bungkam Tottenham, Leicester Langkahi Duo Manchester & Tottenham

Keberhasilan Ahsan/Hendra mencapai final China Open 2019 memastikan satu gelar juara sektor ganda putra untuk Indonesia.

Pasalnya, pada laga final nanti, Ahsan/Hendra akan menghadapi salah satu dari pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved