Breaking News:

TRIBUNWIKI

Pemkab Sanggau Fokus Implementasi Program Desa Tahun 2019 di Desa Mawang Muda

Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar sosialisasi program kegiatan desa fokus Kabupaten Sanggau Tahun 2019 di Desa Mawang Muda

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana sosialisasi program kegiatan desa fokus Kabupaten Sanggau Tahun 2019 di Desa Mawang Muda, Kecamatan Beduai, Rabu (18/9/2019). 

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sanggau, Paulus Usrin menyampaikan terkait sesuai dengan tugas dan fungsi Disnakertrans, untuk program pembinaan desa fokus dalam bentuk non fisik, seperti sosialisasi tentang Undang-undang ketenagakerjaan.

"Pada kegiatan Desa fokus di Desa Mawang Muda ini program kami dalam bentuk non fisik, yang mana pada kesempatan ini akan kami sosialisasikan terkait Undang-undang ketenagakerjaan, karena mengingat disini cukup banyak yang bekerja di negara tetangga sehingga jangan sampai masyarakat kita yang menjadi ketenagakerjaan diluar negeri tersebut bermasalah,"jelasnya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sanggau dalam yang disampaikan Niriu, mengenai dengan administrasi negara, seperti perekaman KTP, KK, Akte Kelahiran, Akta Kematian, Akta Nikah dan juga KIA segera dibuat.

"Perlu kami sampaikan bahwa ada program dari pusat yang bernama Kartu Identitas Anak (KIA) yang wajib dimiliki oleh anak-anak kita. Maka dari itu tolong kepada bapak dan ibu baik yang belum melaksanakan perekaman e-KTP, KK dan KIA untuk bisa segera dibuat,"ujarnya.

Baca: Polusi Asap Melanda, Polres Sanggau Gelar Salat Istisqa

Dikatakannya, terkait untuk pembuatan akte kelahiran sebagian masyarakat menyangka pembuatan akte kelahiran tersebut mengeluarkan biaya.

"Banyak yang menyangka pembuatan akte kelahiran dipungut biaya, akan tetapi sebetulnya tidak dipungut biaya. Akan tetapi ketika pengajuan pembuatan akte kelahiran lewat dari 60 hari yang terhitung dari lahirnya anak kita, maka akan dikena denda atas keterlambatan pembuatan akte kelahiran tersebut,"tegasnya.

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau diwakili Sekdis DKPTPHP Sanggau menyampaikan terkait program dalam kegiatan desa fokus, maka ada bantuan bibit sayuran beserta polibeknya satu paket untuk PKK desa, pengembangan tanaman cabe satu hektar untuk para petani, kegiatan budidaya benih jagung sebesar 100 hektar dan budidaya padi gogo

"Mengenai kegiatan lainnya seperti usulan dari kelompok tani juga bisa langsung kedinas KPTPHP Kabupaten Sanggau. Harapan kami agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan secara baik oleh kelompok tani. Terkait dengan adanya pupuk bersubsidi, agar dari Desa Mawang Muda bisa memanfaatkannya, dengan mengajukan proposal untuk bantuan pupuk bersubsidi, tentu dengan harga bersubsidi dan belilah sesuai dengan kemampuannya,"tuturnya.

Kemudian, Dinas Sosp3akab Kabupaten Sanggau juga menjelaskan dimana mereka banyak berkecimpung dalam membantu masyarakat miskin, seperti misalnya dibantu dengan program beras sejahtera (Rastra) dan juga rumah layak huni untuk masyarakat yang kurang mampu.

"Diharapkan kepada Kades apabila ada masyarakat khususnya Desa Mawang Muda yang kurang mampu dan layak rumahnya untuk direnovasi, maka bisa ajukan renovasi rumah. Untuk persyaratan pertama rumah tersebut difoto serta dilampirkan KK, KTP dan rekomendasi dari Kades, setelah itu disampaikan ke Dinsosp3akab Kabupaten Sanggau,"jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved