Minta Pertanggungjawaban Wiranto, Persatuan Peladang Tradisional Kalbar Ajak Berdialog

Kami berharap dalam waktu dekat akan ada ruang dialog bersama yang disertai dengan itikad baik

Minta Pertanggungjawaban Wiranto, Persatuan Peladang Tradisional Kalbar Ajak Berdialog

SINGKAWANG - Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat (Kalbar) menyayangkan pernyataan Menko Polhukam RI, Wiranto yang menuduh peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat ini.

Pernyataan yang disampaikan 13 September 2019 lalu disaat musim menugal tengah dilakukan oleh sejumlah masyarakat peladang.

Pada sejumlah wilayah bahkan ada yang telah usai menyemai benih padi di ladang.

“Pernyataan Pak Wiranto itu jelas salah. Kita menyayangkan pernyataan yang tidak mendasar tersebut," kata Ketua Persatuan Peladang Tradisional Kalbar, Yohanes Mijar Usman, Rabu (18/9/2019).

Pihaknya berharap pernyataan tersebut dapat segera dipertanggungjawabkan dengan meminta penjelasan langsung beliau melalui ruang dialog untuk duduk bersama para peladang di Kalimantan Barat.

Lebih lanjut Mijar menilai bahwa pernyataan bernada miring terhadap leladang selama ini perlu segera diluruskan.

Baca: BPBD Kalbar Keluarkan Ratusan Juta Rupiah Atasi Karhutla 2 Bulan Ini, Tak Termasuk Water Bombing

Baca: VIDEO: Kondisi SD Fillial Semanai yang Ludes Terbakar Akibat Karhutla

Karena itu dengan itikad baik, kesediaan Bapak Wiranto berdialog bersama dinantikan.

Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat juga dalam waktu dekat akan menyampaikan surat khusus untuk berdialog dan meminta penjelasan langsung Menkopolhukam.

“Kami berharap dalam waktu dekat akan ada ruang dialog bersama yang disertai dengan itikad baik," tuturnya.

Respon terhadap pernyataan Wiranto yang menuduh peladang penyebab kebakaran hutan dan lahan memantik protes dari sejumlah pihak di Kalimantan Barat.

Pernyataan yang disampaikan Menkopolhukam tersebut disaat pemerintah, pemerintah dan aparat penegak hukum tengah mengupayakan penegakan hukum kasus kebakaran pada sejumlah konsesi perusahaan perkebunan dan perusahaan kayu di Kalimantan Barat.

Pada saat yang sama, pernyataan Wiranto tersebut juga disampaikan ketika Peladang sedang dan telah usai menugal menyemai padi di ladang.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved