Gerindra Kalbar Mengaku Bingung Dengan Keputusan Plin-Plan Penyelenggara Pemilu

Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah mengaku pihaknya bingung dengan keputusan yang dinilainya plin-plan dari penyelenggara pemilu

Gerindra Kalbar Mengaku Bingung Dengan Keputusan Plin-Plan Penyelenggara Pemilu
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Badan Pemenangan Provinsi Prabowo-Sandi, Suriansyah 

Gerindra Kalbar Mengaku Bingung Dengan Keputusan Plin-Plan Penyelenggara Pemilu

PONTIANAK - Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah mengaku pihaknya bingung dengan keputusan yang dinilainya plin-plan dari penyelenggara pemilu.

"Kalau kami sebenarnya mengikuti saja, apapun keputusannya, tetapi keputusan yang plin-plan ini membuat kami bingung juga karena kedua-keduanya kader Gerindra, ini seharusnya tidak begitu, seharusnya ada keputusan yang tetap, jadi KPU atau Bawaslu membuat keputusan yang sebenar-benarnya, jangan sampai membuat kedua orang itu kecewa dan bingung, dan membuat partai bingung," katanya, Selasa (17/09/2019).

Walaupun begitu, ia menerangkan pada prinsipnya siapapun yang ditetapkan tetap pihaknya terima.

Suriansyah pun mengaku jika memang selama ini belum ada pertemuan internal untuk kedua caleg tersebut, karena harus melalui mekanisme yang ada.

Baca: Bawaslu Akan Laporkan KPU Kalbar ke DKPP, Buntut Kasus Duo Hendri Gerindra

Baca: Anggota DPRD Terpilih Gerindra Kembali Berganti, Yohanes Budiman Pastikan Tak Pengaruhi Pelantikan

Baca: Ini 7 Anggota DPRD Provinsi Dari Gerindra yang Akan Dilantik 30 September Ini

"Selama mereka belum pernah mengajukan ke Mahkamah Partai belum bisa kami tindaklanjuti, tapi kalau sudah ada pengajuan ke Mahkamah Partai tentu akan diproses lebih lanjut mulai dari DPD," katanya.

Namun, Wakil Ketua DPRD Kalbar ini berharap agar Hendri Makaluasc dan Cok Hendri Ramapon dapat sama-sama berkomunikasi dan mencari jalan keluar.

"Harapan kita memang keduanya bisa saling berkomunikasi, cari jalan terbaik karena kedua tentu sudah berusaha keras termasuk keluar biaya besar, kalau ada keputusan yang bisa saling diterima tentu lebih baik," tukasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved