Turnamen Nanga Dedai Cup 2019 Digelar, Comain Wahab Harap Dapat Gali Pesepakbola Unggul di Sintang

Syahroni berharap nantinya ketika mengikuti Bupati Cup, para pemain yang beradu memang merupakan pemain-pemain terbaik dari berbagai kecamatan

Turnamen Nanga Dedai Cup 2019 Digelar, Comain Wahab Harap Dapat Gali Pesepakbola Unggul di Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Tokoh Pemuda, Syahroni saat menendang bola sebagai pertanda turnamen Nanga Dedai Cup 2019 resmi dimulai, Senin (16/9/2019) 

Turnamen Nanga Dedai Cup 2019 Digelar, Comain Wahab Harap Dapat Gali Pesepakbola Unggul 

SINTANG - Membuka langsung Turnamen Nanga Dedai Cup 2019 Ketua KONI Sintang, Comain Wahab mengatakan sepak bola tidak hanya wadah untuk hiburan rakyat. Namun juga sebagai ajang untuk menyeleksi pemain-pemain terbaik, Senin (16/9/2019).

"Turnamen ini bagian dari seleksi, bagian untuk kita melihat mana pemain-pemain terbaik yang bisa kita bawa ke turnamen tingkat desa, tingkat kecamatan terus Bupati Cup," ujarnya.

Ia juga menyampaikan kepada seluruh peserta maupun suporter, agar bertanding dengan selalu mengedepankan sportifitas.

Dan nantinya bagi yang kalah harus menjadikan kekalahan tersebut sebagai pelajaran untuk mengikuti pertandingan lainnya.

Disamping itu, Tokoh Pemuda Desa Nanga Dedai yang juga merupakan satu diantara donatur di dalam turnamen Nanga Dedai Cup 2019, Syahroni mengharapkan tidak hanya diadakan Turnamen tingkat desa tetapi nantinya juga diadakan tingkat kecamatan. 

Baca: Nanga Dedai Cup 2019 Berhadiah Puluhan Juta Rupiah Digelar, Cari Bakat Sepakbola Terbaik di Sintang

Baca: Robinson Pardomuan Harap Penggantinya di Kejaksaan Negeri Sintang Lanjutkan Tugasnya

"Saya minta untuk PSSI maupun KONI  juga kedepan lebih fokus menyeleksi atlet-atlet yang lahir berdasarkan seleksi-seleksi seperti ini. Saya menyarankan supaya penyaringan yang tadi itu dari stakeholder yang ada seperti PSSI dan KONI punya program kerja untuk menyaring atau mengadakan event untuk menjaring pemain terbaik tingkat kecamatan," ujarnya.

Syahroni berharap nantinya ketika mengikuti Bupati Cup, para pemain yang beradu memang merupakan pemain-pemain terbaik dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang.

"Sehingga nantinya ketika mengikuti Bupati Cup tidak ada lagi pemain-pemain dari Desa atau kecamatan yang bukan asli perwakilannya. Atau biasa disebut pemain bayaran," ucapnya.

Baca: Bupati Sintang Hadiri Pengajian Akbar BKMT Sungai Tebelian, Jarot Ajak Bersihkan Hati

Baca: Jarot Winarno Kembali Mendaftarkan Diri Sebagai Cakada Sintang di Penjaringan PDI Perjuangan

Bagi Syahroni yang juga merupakan anggota

periode 2014-2019 itu, sangat penting untuk menggali potensi para pemain muda yang berada di desa-desa. Tidak hanya melalui turnamen antar Desa, tetapi juga antar kecamatan, kabupaten dan nasional. (Marpina Sindika Wulandari)

Update berita pilihantribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved