Adrianus Asia Sidot Bangga STKIP Pamane Talino Lebih Baik: Dukungan Harus Terus Diberikan

Ketika diwawancarai, mantan Bupati Landak dua periode ini juga mengaku bahwa wisuda kami ini memang luar biasa.

Adrianus Asia Sidot Bangga STKIP Pamane Talino Lebih Baik: Dukungan Harus Terus Diberikan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Anggota DPR RI Dr Drs Adrianus Asia Sidot Msi bersama Romo Robini sebelum menghadiri acara wisuda ke 4 STKIP Pamane Talino pada Sabtu (14/9/2019). 

Adrianus Asia Sidot Bangga STKIP Pamane Talino Lebih Baik: Dukungan Harus Terus Diberikan

LANDAK - Anggota DPR RI Dr Drs Adrianus Asia Sidot Msi berkesempatan hadir dalam acara wisuda ke 4 STKIP Pamane Talino yang berlangsung di Aula Besar Kantor Bupati Landak pada Sabtu (14/9/2019).

Ketika diwawancarai, mantan Bupati Landak dua periode ini juga mengaku bahwa wisuda kami ini memang luar biasa.

Selain dihadiri tamu-tamu yang biasa-biasa saja, sampai dihadiri oleh tamu yang luar biasa yakni Menteri ESDM, Staf Khusus Presiden, Penasehat BPIP yang dari Jakarta memberikan perhatian ke STKIP Pamane Talino.

"Ini hal yang langka, tidak semua kampus bisa dihadiri oleh Menteri. Apa lagi ini kampus di pelosok, kampus kecil bisa dikatakan, dan hanya mewisuda 138 orang," kata Adrianus. 

Baca: Hadiri Wisuda STKIP Pamane Talino, Menteri Jonan: Murid Harus Lebih Baik dari Gurunya

Baca: Badan Pembina Ideologi Pancasila Dukung Keuskupan Agung Pontianak Kembangkan STKIP Pamane Talino

Lanjutnya lagi, tapi Menteri bisa hadir. Tentu itu menurutnya berkat campur tangan Tuhan luar biasa. "Jadi ini bukan kebetulan, kita sebagai orang yang beragama tentu memaknai sebagai campur tangan Tuhan," ujarnya.

Kemudian apa yang harus kita lakukan, tentu sebagai pengurus yayasan, bisa memberikan energi baru dalam bagaimana menata, meningkatkan kampus ini ke depan.

Supaya betul-betul menjadi kampus yang berkualitas bertaraf internasional. Karena STKIP ini kerjasamanya bukan kerjasama lokal dan Nasional saja, tapi bahkan juga sudah Internasional dengan Universitas Santo Thomas di Manila yang sudah berusia 400an tahun lebih.

"Kemudian dengan kampus di Jerman, pertukaran mahasiswa pertukaran dosen. Jarang ada kampus yang bisa menyelenggarakan seperti ini, ijazahnya dapat dari STKIP dan Santo Thomas Manila," jelasnya. 

Baca: Bupati Landak Berharap Wisudawan STKIP Pamane Talino Menjadi Kader Pendidikan Masyarakat

Baca: Wisuda ke- 4 STKIP Pamane Talino, Ini Harapan Tokoh Masyarakat Ngabang

Lebih lanjut Adrianus menerangkan, artinya lulusan-lulusan dari STKIP Pamane Talino ini bukan sekedar lulusan kampungan dan bukan kampus kampungan.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved