PDI Perjuangan Kalbar Target Sapu Bersih di Tujuh Pilkada 2020

Pada prinsipnya PDI Perjuangan turun di Pilkada ini harus menang. Untuk menang, target kita menjadi Bupati ataupun Wakil Bupati.

PDI Perjuangan Kalbar Target Sapu Bersih di Tujuh Pilkada 2020
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota DPRD Provinsi Kalbar daerah pemilihan Kota Pontianak Eka Kurniawan 

PDI Perjuangan Kalbar Target Sapu Bersih di Tujuh Pilkada 2020

PONTIANAK - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Kalbar, Eka Kurniawan menegaskan jika pihaknya menargetkan sapu bersih menang di 7 daerah yang akan menggelar pilkada 2020.

"Pada prinsipnya PDI Perjuangan turun di Pilkada ini harus menang, untuk menang, target kita menjadi Bupati ataupun Wakil Bupati mengingat suara kita di seluruh Kalbar sangat signifikan," katanya, Rabu (11/09/2019) kepada Tribun.

Ia pun mengungkapkan dalam penjaringan ini PDI Perjuangan tetap menjunjung tinggi demokratis.

Hal ini dibuktikan dengan PDI Perjuangan mulai 7 September sudah melakukan penjaringan dengan membuka pendaftaran dan akan ditutup pada 20 September 2019.

Baca: VIDEO: PDIP Sambas Gelar Konferensi Pers, Ini Yang Disampaikan

Baca: DPC PDIP Kapuas Hulu Buka Penjaringan Balon Bupati

"Dari hasil proses pendaftaran itu nanti kami akan menyaring beberapa pasangan bakal calon yang akan kita berikan rekomendasi untuk dapat mewakili dan menggunakan bendera PDI Perjuangan pada Pilkada 2020," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Eka, jika pihaknya akan melihat tingkat elektabilitas dan tidak mesti mengusung kader.

"Yang pasti tingkat elektabilitas dari bersangkutan, kita tidak terlalu mementingkan kader, jadi kalaupun kader tingkat elektabilitasnya tidak bagus pada saat jajak pendapat, tentu kita tidak akan bertarung untuk kalah, PDI Perjuangan bertarung untuk menang," jelasnya.

Untuk pemenangan inilah, diterangkannya, dibuka proses pendaftaran kepada seluruh lapisan masyarakat yang mampu, dan mempunyai kapabilitas memimpin di 7 kabupaten berpilkada.

"Kalau memang kader kita mampu, kita akan utamakan kader, namun jika kader kita tidak mampu, maka kita buka kesempatan untuk masyarakat luas," tukasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved