Bandara Tebelian Sintang 3 Hari Lumpuh, 87 Orang Gagal Terbang, Maskapai Merugi Rp 400 Juta

3 hari berturut-turut penerbangan di Bandara Tebelian Sintang tanpa aktivitas akibat kabut asap sehingga jarak pandang di bawah ketentuan minimum.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULANDARI
Bandara Tebelian Sintang 

Bandara Tebelian Sintang 3 Hari Tanpa Aktivitas! 87 Orang Gagal Terbang, Maskapai Merugi Rp 400 Juta

SINTANG - 3 hari berturut-turut penerbangan di Bandara Tebelian Sintang tanpa aktivitas akibat kabut asap sehingga jarak pandang di bawah ketentuan minimum, Kamis (12/9/2019)

Airport Service Manager Bandara Tebelian, M Arman Arif menjelaskan untuk maskapai Nam Air sendiri mengalami dampak yang cukup besar akibat kabut asap yang melanda Kabupaten Sintang sejak beberapa pekan terakhir.

"Karena kita ini masih kategori G, jadi untuk jarak pandang minimum itu 4800 meter atau 5 kilometer."

"Nah itu yang menjadi kendala, karena terkait kabut asap yang terjadi di sini untuk jarak pandang selama 3 hari berturut-turut."

"Dari Minggu (8/9/2019) sampai (10/9/2019), itu paling tinggi jarak pandangnya 3000 meter, semakin siang semakin pekat," ungkapnya saat ditemui di Bandara Tebelian Sintang.

Baca: KABUT Asap Kembali Pekat! Aktivitas Penerbangan Kalbar Delay & Dibatalkan, BMKG Pantau 567 Hotspot

Baca: Kabut Asap Ganggu Aktivitas Nelayan di Sukadana

Dengan kondisi ini, pihak maskapai tak ingin mengambil risiko dan membatalkan penerbangan.

Tak tanggung-tanggung, pembatalan penerbangan itu terjadi selama 3 hari berturut-turut.

"Seperti kemarin sempat hanya 500 meter sehingga kita mengambil keputusan untuk cancel penerbangan."

"Kebetulan kita penerbangan satu hari itu satu kali dan kemarin 3 hari berturut-turut cancel. Jadi 3 kali penerbangan kita batalkan."

"Hari pertama 32 orang penumpang, kedua 28 orang penumpang, dan hari ketiga 27 orang, " ujarnya.

Airport Service Manager M Arman Arif Bandara Tebelian Sintang.
Airport Service Manager Bandara Tebelian Sintang M Arman Arif. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULANDARI)

Meski begitu Arman bersyukur sebab dari pihak penumpang memahami kondisi yang dialami dan para penumpang pun melihat secara langsung keadaan dan situasi di Bandara.

Dan untuk penumpang yang mengalir pembatalan penerbangan, pihak maskapai juga mengambil tindakan pengembalian biaya tiket dengan ketentuan yang dikembalikan hanya 85%.

Untuk kerugian yang dialami ditafsir mencapai 400 san juta rupiah. Yang merupakan kalkulasi dari 3 kali pembatalan penerbangan.

Adapun rute yang biasa ditempuh adalah Pontianak, Jakarta, Yogyakarta, Ketapang dan Semarang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved