Tangani Tipikor Kapuas Hulu, Kejati Kalbar Layangkan Surat ke KPK

Dalam penanganan perkara kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dugaan penyelewengan dalam pengadaan tanah pembangunan perumahan

Tangani Tipikor Kapuas Hulu, Kejati Kalbar Layangkan Surat ke KPK
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Mantan Bupati Kapuas Hulu Abang Tambul Husin saat di periksa tim penyidik Pidsus Kejati Kalbar pada Selasa (10/9/2019) 

Tangani Tipikor Kapuas Hulu, Kejati Kalbar Layangkan Surat ke KPK

‎PONTIANAK - Dalam penanganan perkara kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dugaan penyelewengan dalam pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2006, Kejaksaan Tinggi Kalbar kirimkan layangkan Surat pemberitahuan ke KPK RI.

Kasi Penerangan Hukum Pantja Edy Setiawan bersama Kepala Seksi Penyidikan Pidsus Kejati Kalbar M Nurtias menuturkan penanganan perkara dugaan tipikor yang pengadaan rumah dinas Pemkab Kapuas Hulu ini merupakan tindak lanjut atas putusan dari Mahkamah Agung RI.

"Kita juga layangkan surat SPDP dalam penanganan perkara ini ke KPK,"ujar Kasidik Pidsus Kejati Kalbar ini pada Tribun Pontianak.

Dikatakannya lagi," kita lanjutkan penanganan perkara ini merupakan tindak lanjut dari MA, atas persidangan tersangka sebelumnya,"ujar M Nurtias saat di konfirmasi.

Baca: FOTO: Tim 2 Resmob Diskrimum Polda Kalbar Bawa DM Residivis ke RS Untuk Dapat Perawatan Medis

Baca: Cepat dan Tanggap, Manggala Agni Bekerjasama Dengan Stakeholder Tangani Karhutla

Baca: Jadi Tersangka Tipikor, Mantan Bupati Kapuas Hulu 2 Periode Abang Tambul Husin Datangi Kejati Kalbar

Ia mengatakan Mantan Bupati Kapuas Hulu ini merupakan tersangka ke 5, karena dia sebagai ketua Panitia Pengadaan, tersangka sebelumnya yakni Daniel alias Ateng, Arifin Kepala BPN, Kadis PU Wan Mansor dan
mantan Camat Putussibau Utara, Mauluddin.

"Hari ini Abang Tambul Husin ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Mustaan, yang sempat di isukan telah meninggal dunia, tetapi tim kejaksaan Tinggi Kalbar melakukan penyelidikan di lapangan, ternyata dia masih hidup,"kata Mantan Kasipidum Kejari Pontianak ini.

Sebelumnya, bulan Agustus 2019, Kejaksaan Tinggi Prov Kalbar telah menetapkan mantan Bupati Kapuas Hulu, Abang Tambul Husin sebagai tersangka terkait ‎dugaan adanya tipikor pengadaan rumah dinas Pemkab Kapuas Hulu tahun 2006 dengan total anggaran 21 Miliar.

Kasi Penkum Kejati Kalbar Pantja Edy Setiawan menuturkan penetapan Abang Tambul Husin sebagai tersangka berkaitan dengan tim sembilan pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2006.

"Yang jelas penyidik sudah menetapkan sebagai tersangka dan saat ini masih penyidikan terhadap saksi - saksi, 17 orang saksi dari masyarakat hari ini di periksa oleh tim Pemeriksa Kejati Kalbar di Putusibau,"pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved