Komunitas Sappik Galli Gelar Kegiatan Amal untuk Masyarakat dan Lingkungan di Sambas

Ketua Komunitas Sappik Galli, Alex Tajudin menuturkan, kesadaran untuk menjaga lingkungan harus ditumbuhkan dan disebarkan kepada seluruh masyarakat.

Komunitas Sappik Galli Gelar Kegiatan Amal untuk Masyarakat dan Lingkungan di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Komunitas Sappik Galli Lakukan Kegiatan Amal untuk Masyarakat dan Lingkungan 

Komunitas Sappik Galli Lakukan Kegiatan Amal untuk Masyarakat dan Lingkungan

SAMBAS - Komunitas Memancing Sappik Galli banyak melakukan kegiatan seperti Mancing Amal, Baksos dan Berikan Santunan.

Memperingati Setahun Berdirinya Komunitas Memancing asal Kabupaten Sambas, Sappik Galli melaksanakan Mancing amal, bakti sosial dan salurkan santunan yang dilakukan selama tiga hari berturut pada hari Sabtu 24-26 Agustus 2019.

Ketua Pelaksana, Iwan Aprianto mengatakan, kegiatan tersebut selain bertujuan untuk kepentingan sosial, juga agar menumbuhkan rasa cinta kepada lingkungan, terutama daerah aliran sungai.

"Kegiatan pertama kita memancing udang di sungai Kartiasa Sambas, lalu mengajak setiap warga yang kita temui untuk tidak meracuni air sungai," ungkapnya. 

Baca: Dukung Fun bike Harhubnas Komunitas Sepeda Siapkan Marshal

Baca: Komunitas Generasi Baru Singkawang Dukung Penataan Kota Pusaka

Seluruh anggota komunitas kata Iwan, memancing udang dengan tujuan untuk mendapatkan udang telur dan udang galah.

"Kita sengaja mencari udang telur di sungai kartiasa atau Sungai Sambas Besar, tujuannya adalah untuk ditangkap dan dilepasliarkan ke Sungai Sambas Kecil, karena di sungai ini sudah sangat susah ditemukan udang, agar para nelayan di sungai tersebut bisa kembali mencari rezeki," tuturnya.

Lalu udang galah kemudian akan ditimbang dan dilelang untuk kemudian disumbangkan kepada fakir miskin.

"Udang galah yang kita dapat, sekitar 8 kilo lebih, ini kemudian kami lelang sesama anggota dan masyarakat, total didapat Rp 1.650.000 yang kemudian kita konversikan ke barang sembako lalu pada hari minggu dan senin disampaikan kepada mereka yang hidup kekurangan,"tutupnya. 

Baca: Komunitas Bersama Kita Melawar Salurkan Lagi Bantuan Kursi Roda di Kabupaten Mempawah

Baca: Komunitas Bersama Kita Melawar Salurkan Bantuan Kursi Roda di Kecamatan Toho

Ketua Komunitas Sappik Galli, Alex Tajudin menuturkan, kesadaran untuk menjaga lingkungan harus ditumbuhkan dan disebarkan kepada seluruh masyarakat.

"Kesadaran ini sangat penting, menjaga lingkungan terutama aliran sungai dimulai dari diri sendiri, keluarga dan orang lain, sikap ini bisa kita tumbuhkan dengan tidak membuang sampah di sungai, apalagi sampah plastik,"tegasnya.

Kemudian dikatakan Alex, tindakan tegas juga perlu dilakukan demi menjaga kelestarian dan ekosistem sungai.

"Air adalah sumber kehidupan, karenanya tindakan pencemaran serius seperti meracun sungai untuk mendapatkan ikan dan udang, pembuangan limbah industri ke sungai dan menyetrum ikan sangat berbahaya, kita tegas melaporkan kejadian-kejadian tersebut kepada aparat kepolisian dan pemerintah setempat," tukasnya. 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved