Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kalbar Adakan Ruqiyah Massal

Pondok Pesantren asuhan KH Zainuddin Asyari mengadakan Ruqiyah Massal bersama Ketua Dewan Pembina Pusat Jami’iyah Ruqiyah Aswaja

Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kalbar Adakan Ruqiyah Massal
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sausana ruqiyah massal 

Citizen Reporter
Mahasiswa IAIN Pontianak
Siti Maulida

Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Kalbar Adakan Ruqiyah Massal

PONTIANAK - Pondok Pesantren asuhan KH Zainuddin Asyari mengadakan Ruqiyah Massal bersama Ketua Dewan Pembina Pusat Jami’iyah Ruqiyah Aswaja (JRA) yaitu Gus Allama Al’Alaudin Siddiqi, M.Pdi. Ruqiyah ini berlangsung di Masjid Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin Jalan Perdamaian Kota Baru. (5/9/2019)

Peserta dalam ruqiyah ini meliputi santri dan santriwati Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin, para pelajar SD, MTs, dan MA Hidayatul Muhsinin, Para alumni pondok pesantren, mahasiswa dan mahasiswi serta warga di sekitar lingkungan pesantren. Mereka sangat antusias mengikuti ruqiyah dengan datang lebih awal ketika acara.

Pengobatan Ruqiyah ini meliputi pengobatan medis dan non medis. Pengobatan medis seperti pengobatan penyakit maag, asam lambung, insomnia, vertigo, darah tinggi, reumatik, stroke, gatal-gatal, infeksi saluran pernafasan dan asma, sedangkan pengobatan nonmedis meliputi penyakit hati antara lain, sering emosi, pundak berat, sering pusing, sering mimpi buruk,sering lupa rokaat sholat, penyakit yang berpindah pindah, kenakalan remaja, sulit mendapatakan jodoh, sering kesurupan, dan penyakit hati lainya.

Baca: Pondok Pesantren Miftahul Khairat Sungai Raya Gelar Pelatihan Praktisi Ruqiyah Aswaja

Baca: Prakiraan Cuaca Kayong Utara Jumat (6/9/2019)

Baca: Jokowi ke Pontianak, 3.223 KK Terima Sertifikat Tanah

Gus Allaudin memberikan arahan terkait pengertian ruqiyah pada peserta, ia menjelaskan bahwa ruqiyah adalah pengobatan melalui media Alquran. Pengobatan ini merupakan pengobatan tanpa modal materi hanya bermodalkan yakin terhadap Allah. Bahwa yang menyembuhkan segala penyakit hanyalah Allah SWT.

“jadi sebelum diruqiyah kalian harus yakin dulu bahwa yang menyembuhkan segala penyakit hanyalah Allah, karena yakin adalah syarat sebelum ruqiyah” ungkapnya.

Acara ruqiyah ini diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh salah satu santri Pondok Pesantren Hidayatul Muhsinin. Para peserta mengalami beberpaa reaksi ketika di Ruqiyah. Mual dari muntah-muntah, menangis hingga kerasukan jin.

Ruqiyah ini berlangsung dari pukul 9 pagi hingga menjelang dzuhur. Setelah dzuhur diadakan ruqitah tahap kedua khusus untuk peserta yang memiliki penyakit gangguan makhluk halus.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved