Nasdem Ajukan Tiga Nama Untuk Isi Posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas ke DPP

H Subhan Nur mengungkapkan, jika saat ini Nasdem Sambas sudah mengajukan tiga nama untuk mengisi posisi sebagai Wakil Ketua DPRD

Nasdem Ajukan Tiga Nama Untuk Isi Posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas ke DPP
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Sambas, H Subhan Nur. 

Nasdem Ajukan Tiga Nama Untuk Isi Posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas ke DPP

SAMBAS - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Sambas, H Subhan Nur mengungkapkan, jika saat ini Nasdem Sambas sudah mengajukan tiga nama untuk mengisi posisi sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas.

Sebagaimana diketahui, Nasdem Sambas pada Pileg 2019 di Kabupaten Sambas berhasil masuk deretan empat besar, setelah Gerindra, Golkar dan PDI-P.

Oleh karenanya, ia berhak mendapatkan kursi wakil ketua pada periode 2019-2024.

"Mekanisme itu adalah hak pusat memutuskan, kita hanya menyampaikan kriteria sebagai syarat. Jadi ada tiga orang yang kita ajukan ke pusat, jadi itu hak pusat karena ada aturan organisasi," ujarnya, Jum'at (6/9/2019).

Subhan yang juga anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat itu menuturkan, jika yang di ajukan ke DPP Nasdem adalah tiga anggota DPRD Incumbent Kabupaten Sambas.

Baca: Gagal ke PON, Pelatih Voli Pasir Kalbar Sampaikan ini

Baca: Sambas Laksanakan Kegiatan Gala Siswa Indonesia Tingkat SMP Sederajat 2019

Baca: Dalam Sepekan, Polres Ketapang Temukan 864 Pelanggar Lantas Dari Operasi Patuh

"Ya mereka incumbent lah, ada tiga orang pak Figo, pak Suriadi dan Haji Thohir," ungkapnya.

"Keputusan itu ada di pusat, yang jelas mereka bertiga itulah yang kita usulkan," jelasnya.

Ia menuturkan, DPC Nasdem Sambas hanya bisa mengusulkan. Sedangkan untuk keputusan tetap ada di DPP Partai Nasdem.

Saat di konfirmasi, tentang kapan SK dari DPP Partai Nasdem untuk mengisi posisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas keluar. Karena mengingat Senin besok (9/9) sudah akan di laksanakan pelantikan anggota DPRD.

Subhan menjelaskan, SK itu bisa saja keluar sebelum pelantikan dan sesudah pelantikan anggota DPRD Kabupaten Sambas.

"Bisa saja sebelum pelantikan dewan atau sesudahnya. Karena ada mekanismenya setelah pelantikan baru pembentukan alat kelengkapan Dewan. Yang jelas di tatib itu ada mekanismenya," ungkapnya.

Ia pun menuturkan, siapapun yang di pilih DPP. Nasdem tetap mementingkan kepentingan masyarakat Kabupaten Sambas.

"Kami berharap di partai Nasdem apapun ya demi kepentingan masyarakat, dan kami siap di kritik," tutupnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved