Niat Puasa Bulan Muharam | Amalan di Bulan Muharam, Doa Penutup Dzulhijjah dan Doa Tahun Baru Islam
Doa akhir tahun dibaca sebelum memasuki Tahun Baru Islam 1441 H atau pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.
Niat Puasa Bulan Muharam | Amalan di Bulan Muharam, Doa Penutup Dzulhijjah dan Doa Tahun Baru Islam
Minggu (1/9/2019), kalender penanggalan Islam membuka lembaran baru dengan datangnya Tahun Baru Islam 1441 H.
Satu Muharram atau satu Muharam dibarengi dengan peringatan 1 Sura/Suro dalam kalender penanggalan Jawa.
Dikutip dari islamicfinder.or, sebagai bulan pertama dalam Tahun Baru Islam, bulan Muharram memegang peranan yang sangat penting dalam Islam.
Bulan Muharram merupakan satu bulan sakral dalam kalender Islam.
Muharram secara harafiah berarti "terlarang."
Baca: UCAPAN & Poster Terbaik serta Menggugah Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah
Mirip dengan bulan sakral lainnya, berperang atau terlibat dalam kekerasan jenis apapun terlarang selama Muharram.
Oleh karenanya, ada beberapa kemuliaan yang bisa diamalkan pada bulan Muharram.
Satu di antaranya dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.
Doa akhir tahun dibaca sebelum memasuki Tahun Baru Islam 1441 H atau pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.
Biasanya dibaca setelah Salat Ashar hingga sebelum Maghrib tiba.
Doa akhir tahun berisi tentang rasa syukur atas apa yang telah dicapainya selama ini dan menyebutkan harapan-harapan yang akan dilakukan saat memulai penanggalan baru.
Berikut doa akhir tahun:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِى عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَىَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِى وَدَعَوْتَنِى اِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَا ئَتِى عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ يَاكَرِيْمُ يَاذَ الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعَ رَجَائِى مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Lafal Latin: Bismillaahir-rahmaanir-rahiim, Wa shallallaahu ‘ala sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihii wa sallam. Allaahumma maa ‘amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa’adtani ‘alaihits-tsawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha’ rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam