Siapkan Generasi Baru, PMII Komsat IAIN Pontianak Gelar Kajian Kaderisasi

Surahman juga menambahkan agar seluruh kader PMII IAIN Pontianak selalu bersemangat.

Siapkan Generasi Baru, PMII Komsat IAIN Pontianak Gelar Kajian Kaderisasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota PMII melaksanakan kajian kaderisasi foto bersama 

Siapkan Generasi Baru, PMII Komsat IAIN Pontianak Gelar Kajian Kaderisasi

PONTIANAK - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat IAIN Pontianak kembali melaksanakan kegiatan DARUL ARQAM. Bertempat di Kampus IAIN Pontianak, Jumat (30/8/2019).

Pada kesempatan itu PMII Komsat IAIN Pontianak membahas tema tentang "DARI KADERISASI UNTUK HIDUP ORGANISASI", yang dibawa Sahabat Rifandi sebagai moderator dan sahabat Fahrul Aziz sebagai pemateri.

Menurut Fahrul Aziz selaku pemateri mengatakan bahwa Kaderisasi adalah sebuah keniscayaan mutlak membangun struktur kerja yang mandiri dan berkelanjutan.

Sedangkan alasan mengangkat tema tersebut, karena bertepatan dengan bulan kaderisasi organisasi kemahasiswaan.

Baca: PC PMII Kota Pontianak Lantik Pengurus Rayon Gusdur

Baca: Ketua PKC PMII Kalbar Muammar Kadafi Dukung Sepenuhnya Perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan

"Fungsi dari kaderisasi adalah untuk mempersiapkan calon-calon embrio yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi khususnya PMII," ujarnya.

Ditambahkan oleh Sekretaris PMII Komisariat IAIN Pontianak, Guntur.

Proses kaderisasi merupakan hal yang penting dalam sebuah organisasi, karena dengan melakukan kaderisasi sebuah organisasi dapat melahirkan bibit-bibit baru yang unggul dalam berbagai aspek.

"Yang terpeting adalah melahirkan kader-kader yang bertaqwa  kepada Allah SWT. Sesuai dengan tujuan PMII," ungkap Guntur.

Baca: PKC PMII dan PW KAMMI Kalimantan Barat gelar Dialog Kemerdekaan

Baca: PMII dan KAMMI Kalbar Inginkan Masyarakat Dewasa Berdemokrasi

Surahman juga menambahkan agar seluruh kader PMII IAIN Pontianak selalu bersemangat.

"Kepada kader PMII IAIN PONTIANAK untuk selalu bersemangat dalam melakukan kaderisasi dengan berniat mengabdi pada Organisasi dan tulus dengan niat ibadah," pungkasnya.

Kajian tersebut ditutup dengan statement dari pemateri Aziz bahwa seorang kader haruslah berkomunikasi layaknya orator,  bergerak layaknya eksekutor,  serta berpikir layaknya Konseptor. (Marpina Sindika Wulandari) 

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved