Mentoring Karir dari Alumni Untuk Alumni

Pusat karir dan pengembangan alumni (PUSKA) STIK Muhammadiyah Pontianak mengadakan kegiatan mentoring karir dari alumni

Mentoring Karir dari Alumni Untuk Alumni
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Perseta Mentoring Karir Mahasiswa STIK Muhamadiyah Pontianak. 

Menurutnya saat ini seluruh lulusan profesi tenaga kesehatan di Indonesi, harus memilki Surat Tanda Registrasi (STR) untuk dapat bekerja dilahan profesional.

"Salah satu syarat terpenting untuk mendapatkan STR tersebut adalah lulus Ujian Kompetensi yang telah terstandarisasi oleh kemenristekdikti dan Asosiasi profesi terkait," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahw berdasarkan Pangkalan Data Kemenristekdikti tahun 2017, jumlah mahasiswa kesehatan aktif di Indonesia mencapai 505.376 orang.

"Banyaknya jumlah mahasiswa atau lulusan profesi tenaga kesehatan tiap tahunnya tidak dibarengi dengan kualitas lulusan. Data dari Kemenristekdikti terkait dengan hasil ujian kompetensi Ners Indonesia menunjukkan baahwa periode Oktober 2018 hanya 11.861 (51.05%) dari 23.235 peserta uji kompetensi yang mampu lulus ujian," jelas Hidayah.

Selain itu Hidayah juga mengatakan bahwa berdasarkan data tersebut pula maka kegiatan mentoring karir dari alumni untuk alumni ini diselenggarakan. Kegiatan mentoring karir ini diadakan sebagai salah satu upaya dari sekian banyak upaya yang dilakukan STIK Muhammadiyah dalam meningkatkan jumlah kelulusan UKOM Nasional.

"Kegiatan ini diadakan dengan bekerja sama bersama HASTIK dan APPSKEP. Melalui kegiatan ini pula diharapkan calon lulusan baru nantinya lebih siap dan sukses menjalani ujian kompetensi," tegasnya.

Selain itu, Menurutnya kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi alumni untuk menunjukkan kontribusinya kepada STIK muhammadiyah dimana melalui pendekatan mentoring karir dari alumni ini akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

"Baik dari seorang alumni yang mempunyai pengalaman lebih ke calon lulusan baru yang kurang berpengalaman untuk mengidentifikasi masalah dan meraih tujuan bersama yaitu sukses dalam melaksanakan ujian kompetensi Nasional," terang Hidayah.

Ketua Himpunan Alumni STIK (HASTIK) dalam hal ini diwakili oleh Adi Kurniawan., S.Kep., Ners juga mengatakan bahwa kegiatan mentoring karir dari alumni untuk alumni saat ini sudah lumayan bagus.

"Cuma perlu ditingkatkan lagi dalam artian bukan hanya dikhususkan untuk calon lulusan baru saja, tapi bagi semua lulusan lama yang belum lulus UKOM nasional juga perlu diberikan," kata Adi.

Halaman
123
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved