Citizen Reporter

Uskup Agus Pimpin Pengucapan Sumpah Hakim Anggota Tribunal KAP

Namun dalam realitasnya di Indonesia, masalah-masalah yang ditangani oleh Tribunal, masih terbatas pada masalah perkawinan.

Citizen Reporter
Komsos Keuskupan Agung Pontianak, Paulus Mashuri

SINGKAWANG - Mgr. Agustinus Agus memimpin pengucapan Sumpah Hakim (Anggota Tribunal) Keuskupan Agung Pontianak periode 2019-2022 di ruang keuskupan, Selasa (27/8/2019).

Dalam pengucapan sumpah ini, hadir tujuh orang Hakim (Anggota Tribunal). Sementara satu orang Hakim Tribunal, yaitu RP. Dr. Andreas Hermanus Mayong, OFMCap berhalangan hadir karena masih memiliki kegiatan di tempat lain yang tidak dapat ditinggalkan.

Dalam Surat Keputusan Uskup Agung Pontianak (KAP), Nomor: 250.SK/SKR.KAP/VIII/2019, tertanggal 13 Agustus 2019 tentang Susunan Keanggotaan Tribunal Gerejawi Keuskupan Agung Pontianak Periode 2019-2022 telah mengangkat  RP. Pius Barces, Lic.Lur.Can sebagai Vikaris Yudisial (Hakim Ketua) dan tujuh orang Hakim Gereja – KAP, yaitu : RP. Dr. Andreas Hermanus Mayong, OFMCap, RP. Mikael Dou Lodo, Lic.Th, Dra. Noberta Yati Lantok, Sr. Muthia Lestari, SH, RD. John Rustam, RD. Alexander Mardalis, dan RD. Valerius Hilarion Tjen Hendra.

Tribunal merupakan suatu lembaga peradilan di dalam Gereja Katolik, yang berwenang menangani banyak perkara dalam Gereja.

Baca: Mgr.  Agustinus Agus: Mau Berbuat Baik Pun Kita Harus Minta Pimpinan Tuhan

Baca: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Pr Silaturahmi ke Rumah Dinas Walikota Pontianak

Namun dalam realitasnya di Indonesia, masalah-masalah yang ditangani oleh Tribunal, masih terbatas pada masalah perkawinan.

Untuk itu, menurut Vikaris Yudisial KAP, RP. Pius Barces, CP, tugas pertama dan utama anggota Tribunal KAP adalah berpastoral di lingkungan keluarga, masuk dalam kompleksitas hidup keluarga.

Harapannya, para anggota Tribunal memahami kehidupan keluarga-keluarga, dan dengan sekuat tenaga, dan cara-cara yang Kristiani menolong keluarga-keluarga ini, terutama mereka yang berkebutuhan khusus.

Dikatakannya pula, dalam berpastoral di lingkungan keluarga, anggota Tribunal diharapkan pula mendengarkan pengalaman-pengalaman keluarga, memilah-milah permasalahan yang dihadapi, menolong mencarikan solusi sesuai  dengan iman Katolik.

Uskup Agus berharap dengan pengucapan sumpah ini, para pengurus Tribunal Keuskupan Agung Pontianak dapat bekerja dengan baik dan setia dalam menjalankan tugasnya.

Uskup Agus berpesan untuk selalu menggunakan pendekatan pastoral yang bijak, takkala berhadapan dengan keluarga yang mengalami permasalahan.

“Karena dengan hal itu akan membuat Tribunal Gerejawi Keuskupan Agung Pontianak, ke depannya sungguh-sungguh dapat dirasakan menolong keluarga-keluarga kristiani yang bermasalah dan yang mencari keadilan di Gereja,” ujar Uskup Agus. (*)

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved