Cerita Kurir Narkoba 26 Kg Asal Jiran Bawa Sabu Naik Pesawat dari Malaysia ke Indonesia

Dari pengungkapan kasus tersebut, pihak kepolisian mengamankan 3 tersangka yang 2 di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

Bawa Sabu Naik Pesawat dari Malaysia ke Indonesia, Berikut Cerita Kurir Narkoba 26 Kg Asal Jiran

PONTIANAK - 26 Kg Sabu berhasil diamankan dari 2 kasus penangkapan pada hari Jumat (26/8/2019) oleh jajaran Polresta Pontianak.

Dari pengungkapan kasus tersebut, pihak kepolisian mengamankan 3 tersangka yang 2 di antaranya merupakan warga negara Malaysia.

Tersangka pertama berinisial AS (24) warga Banjarmasin yang sengaja terbang ke Pontianak untuk menjemput barang haram tersebut yang kemudian akan di kirimkan ke Makassar melalui jalur air, dari tangannya pihak kepolisian mengamankan 19 kg narkoba jenis sabu.

Kemudian, tersangka yang berasal dari Malaysia berinisial Kl (25) dan Jk (32) diamankan di satu di antara hotel yang ada di Pontianak dengan barang bukti 7 kg narkoba jenis Sabu.

Kepada Tribun Pontianak, Kl mengaku bahwa ini merupakan kali pertamanya mengirimkan barang haram ke Indonesia dan juga kali pertamanya menjadi kurir.

Baca: Pengakuan Kurir Narkoba 19 Kg Asal Banjarmasin, Penangkapannya di Pontianak Sempat Viral

Baca: Polres Singkawang Amankan Dua Bandar dan Kurir Narkoba

Ia mengungkapkan bahwa setelah dirinya yang berasal dari negara bagian Serawak ke Kuala Lumpur, ia diserahi barang tersebut oleh seseorang, yang kemudian barang tersebut dibawanya menuju Indonesia menggunakan pesawat.

Kelvin mengaku bahwa dirinya tak mengetahui secara pasti bagaimana barang haram tersebut bisa lolos saat pengecekan di Bandara internasional dengan sinar X-ray , yang dirinya tau ia masuk bandara dan pesawat layaknya penumpang biasa.

Narkoba itu sendiri saat di pesawat di letakkannya ke bagasi atau kargo pesawat, dan tidak dibawa ke dalam kabin pesawat.

Baca: Terungkap, Perjalanan Kurir Narkoba 25 Kg Hingga Tertangkap di Hotel Berbintang Pontianak

Baca: Berhutang Puluhan Juta, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba

"Lewat airport terbang, barang masuk ke kargo ke dalam. Pas di KL lolos, di Pontianak juga lolos," katanya.

Kemudian, pada pengiriman ia mengaku bahwa sang bos menjanjikannya uang sebesar 500 Ringgit Malaysia bila barang tersebut lolos.

Untuk otak di balik pengiriman barang itu sendiri, ia mengaku bahwa tak pernah bertemu ataupun mengenal sebelumnya, ia hanya di hubungi via media sosial dan kemudian ditawari untuk menjadi kurir narkoba. 

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved