Kapal Barang KM Putri Mulia Tenggelam, Muhammad Oma: Ada 9 Kru Kapal Saat Insiden

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara, Muhammad Oma memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa

Kapal Barang KM Putri Mulia Tenggelam, Muhammad Oma: Ada 9 Kru Kapal Saat Insiden
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kru kapal KM Putri Mulia saat dievakuasi ke Pelabuhan Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (25/8/2019). 

Kapal Barang KM Putri Mulia Tenggelam, Muhammad Oma: Ada 9 Kru Kapal Saat Insiden

KAYONG UTARA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara, Muhammad Oma memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tenggelamnya KM Putri Mulia di perairan Juante, perbatasan Kayong Utara dan Ketapang, pada Minggu (25/8/2019) siang.

Menurut Oma, sembilan orang kru kapal (sebelumnya disebutkan 8 orang) telah berhasil diselamatkan.

Mereka kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara.

"Seluruh kru berhasil diselamatkan kapal nelayan Sukadana," kata Oma kepada Tribun.

Oma mengatakan, kapal bermuatan Sembako itu sebelumnya tengah berlayar dari Pontianak menuju Ketapang.

Baca: Usai Diguyur Hujan Jumlah Titik Api di Ketapang Berkurang

Baca: BREAKING NEWS - Kapal Tujuan Pontianak-Ketapang Tenggelam di Perairan Juante

Baca: Jelang Live: Link Live Streaming MotoGP Inggris 2019, Duel Marc Marquez Vs Valentino Rossi

Kapal mengalami kecelakaan karena gelombang tinggi sekitar dua meter.

"Jumlah kru sembilan orang. Gelombang tinggi kurang lebih dua meter," ungkap Oma.

Meski demikian, Oma belum dapat memastikan berapa kerugian material akibat peristiwa itu.

Namun, kata Oma, berdasarkan informasi dari kapten kapal, berat Sembako yang dibawa mencapai sekitar 350 ton.

"Kep (Kapten) kapal tadi ditanya barang yang dibawa sekitar 350 ton," ujar Oma.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved