Kisah 22 Menit Berharga Thalia Putri Andriani Sang Paskibraka Nasional Perwakilan Kalbar

Tapi melalui inilah sedikit demi sedikit ia bisa membanggakan kedua orang tuanya.

Kisah 22 Menit Berharga Thalia Putri Andriani Sang Paskibraka Nasional Perwakilan Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Thalia Putri Andriani berhasil mewakili Kalbar untuk menjadi Paskibrakan Nasional saat di temui di Kantor Disporapar Provinsi Kalbar, jumat (23/8/2019). 

22 Menit Berharga Thalia Putri Andriani Sang Paskibraka Nasional Perwakilan Kalbar

PONTIANAK - Thalia Putri Andriani adalah seorang siswa kelas XI di SMA N 1 Pontianak yang berhasil mewakili Kalimantan Barat untuk menjadi Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka di Istana Negara yang disaksikan langsung oleh Presiden RI pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 beberapa waktu lalu.

Thalia baru saja tiba di Kota Pontianak pada siang tadi dan langsung berkunjung ke kantor Disporapar Provinsi Kalbar.

Pada kesempatan tersebut, Thalia menceritakan dan berbagi pengalaman berharganya ketika menjadi tim paskibraka nasional.

Saat itu, ia ditugaskan menjadi pasukan 17 pada barisan paskibraka nasional yang mengibarkan sang saka di Istana negara.

Ia mengatakan waktu pengibaran bendera dari mulai hingga selesai memakan waktu 22 Menit dan menjadi waktu yang berharga bagi dirinya. Karena ia bisa menunjukan kemampuannya dihadapan presiden dan tamu undangan dari berbagai instansi dan masyarakat seluruh Indonesia.

Baca: VIRAL Anggota Paskibraka Tertancap Paku Karat 7 Cm, Pembawa Baki saat Upacara HUT ke-74 RI Morowali

Baca: Nurul Bangga Jadi Paskibraka, Wali Kota Pimpin Pengukuhan

Pada kesempatan itu pula ayah Thalia berkesempatan hadir menyaksikan anak tercintanya yang melangkah tegap di Istana negara dengan menggunakan seragam paskibra bersama pasukan lainnya yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Menjadi seorang paskibraka nasional memberikan pengalaman yang mugkin tidak terlupakan bagi saya. Karena saya bisa menemukan teman baru, pengalaman baru dan pengetahuan baru, juga berkesempatan berkunjung ke tempat baru seperti istana negara dan bertemu presiden lalu berjabat tangan dengan presiden," ujarnya saat di temui di kantor Disporapar Provinsi Kalbar, jumat (23/8/2019).

Ia merasa bangga atas capaiannya saat ini , namun tak akan membuatnya merasa puas dan congkak hati.

Tapi melalui inilah sedikit demi sedikit ia bisa membanggakan kedua orang tuanya.

Baca: Heri Mustamin Nilai 32 Anggota Paskibraka Pontianak Pemuda Yang Membanggakan

Baca: Pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi Saat Pengukuhan Paskibraka Tahun 2019

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved