BKKBN Kalbar Ukur Pengetahuan Remaja Terkait Masalah Kependudukan Lewat Program Rangking 1

Gugus mengatakan tujuannya dari kegiatan ini adalah ingin melihat sampai di mana masyarakat khususnya remaja sedalam apa mereka mengerti masalah

BKKBN Kalbar Ukur Pengetahuan Remaja Terkait Masalah Kependudukan Lewat Program Rangking 1
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Sejumlah remaja mengikuti kegiatan Ranking Satu yang juga serangkain dari peringatan Hari remaja Internasional dan Hari Kependudukan Dunia di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (18/8/2019 

BKKBN Kalbar Ukur Pengetahuan Remaja Terkait Masalah Kependudukan Lewat Program Rangking 1

PONTIANAK - Ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan fakultas di lingkungan universitas mengikuti kegiatan Ranking Satu serangkain dari peringatan Hari remaja Internasional dan Hari Kependudukan Dunia di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (18/8/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pendudukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat Drs. Gugus Suprayitno mengatakan kegiatan serupa juga siludah dilakukan beberapa waktu lalu di Sambas.

Acara seminar yang dikaitkan juga dengan BBGRM dan kependudukan.

Ia mengatakan kali ini Forum Genersi Berencana (Genre) Kalimantan Barat yang bertugas untuk mensosialisasikan program-program Genre kepada para remaja melalui berbagai kegiatan mulai dari Falsh mob senam bersama remaja, Dialog Interaktif hingga Ranking 1.

Baca: BKKBN Kalbar Prioritaskan Program Kampung KB Menuju Desa Mandiri dan Daerah Stunting

Baca: BKKBN Kalbar Sosialisasikan Salam GenRe Melalui Forum GenRe, Nilai Remaja Perlu Perhatian Serius

Melalui acara Ranking 1 yang dilaksanakan oleh Forum Genersi Berencana (Genre) Kalimantan Barat untuk pengetahui sejauh mana pemahaman remaja terkait masalah kependudukan.

"Kegiatan Rangking 1 bersamaan dengan peringatan remaja Internasional maka kita gabung supaya lebih meriah dengan sasaran remaja dan anak-anak tentunya. Kegiatan ranking 1 gabungan dari beberapa komponen dari Genre, siswa dan mahasiswa dan diikuti oleh sekitar 200 orang dari berbagai sekolah," ujarnya

Gugus mengatakan tujuannya dari kegiatan ini adalah ingin melihat sampai dimana masyarakat khususnya remaja sedalam apa mereka mengerti masalah kependudukan.

"Sasarannya juga ke sekolah dari sekitar 20 sekolah juga fakultas di lingkungan Intan. Seperti yang kita ketahui dimasa kependudukan ini sangat luas sekali impilkasinya," jelasnya.

Baca: Ambil Sumpah Pegawai BKKBN Kalbar, Kusmana: ASN Harus Berkontribusi Majukan Program

Baca: BKKBN Kalbar Percekapan Cakupan Peran Ayah Bunda GenRe Hingga ke 14 Kabupaten/Kota di Kalbar

Ia mengatakan sudah menyebarluaskan acara ranking 1 dan kependudukan ke sekolah-sekolah dsn ada prigram namanya sekolah siaga kependudukan (SSK) hampir ada di 14 kabupaten di Kalbar.

Untuk melihat hasil dari program SSK lewat lomba rangking 1 ini. Secara kualitas apakah benar sudah di ajarkan di sekolah yang sudah di ajak kerja sama melalui sekolah siaga kependudukan.
Acara ini benar-benar di buat seperti yang diinginkan oleh remaja jadi di sesuaikan.

"Melalui SSK ini dibuat namanya buku panduan kepada sekolah yang gurunya pernah kita latih . Jadi tidak akan tumpang tindih tapi saling memperkuat misalnya kaitan dengan PKN, Demokrafi," ujarnya.

Kegiatan SSK tidak bersifat statis hanya duduk di kelas. Siswa juga diberi kesempatan untuk keluar setelah itu pulang ke sekolah untuk mendiskusikan apa yang mereka dapat di lapangan .

Setelah itu mereka akan membuat namanya metrik ada piramida kependudukan dan sebagainya . Jadi sangat menarik sekali .

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved