Sujiwo Ajak Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Kawal NKRI

Dalam dialog kemerdekaan dengan tema "Rekonsiliasi Akar Rumput Wujud Dewasa Demokrasi", yang digelar PKC PMII dan PW KAMMI Kalimantan Barat

Sujiwo Ajak Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Kawal NKRI
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menjadi pembicara pada Dialog Kemerdekaan yang digelar PKC PMII dan PW KAMMI Kalimantan Barat di Warunk Kampus Jl. Reformasi Pontianak, Kamis (15/8/2019). 

Sujiwo Ajak Mahasiswa Jadi Gerda Terdepan Kawal NKRI

PONTIANAK - Dalam dialog kemerdekaan dengan tema "Rekonsiliasi Akar Rumput Wujud Dewasa Demokrasi", yang digelar PKC PMII dan PW KAMMI Kalimantan Barat di Warunk Kampus Jl. Reformasi Pontianak, Kamis (15/8/2019).

Dikesempatan itu Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo yang juga merupakan pembicara pada dialog saat itu mengapresiasi kegiatan yang dilaksakan oleh PMII dan KAMMI Kalimantan Barat.

Menurutnya pada pemilihan legislatif ataupun pilpres, tidak boleh gresrut tidak boleh baperan karena Pilek ataupun Pilpres merupakan pestanya rakyat.

"Yang namanya pesta disambut dengan keceriaan. Namun jika terjadi permusuhan. Maka perlu disadari bahwa NRKI harus kita jaga bersama-sama. Karena dengan empat pilar Indonesia bisa terjaga serta panjang umurnya," ucap Jiwo.

Baca: PKC PMII dan PW KAMMI Kalimantan Barat gelar Dialog Kemerdekaan

Baca: Terungkap! Alasan Persib Depak Rene Mihelic, Bojan Malisic & Artur Gevorkyan, Lalu Rekrut 3 Pemain

Baca: Bupati Martin Rantan Instruksikan OPD Jalankan Pengelolaan Aset Secara Benar dan Profesional

Ia menceritakan pada saat dirinya mencalonkan diri sebagai wakil bupati di Kabupaten Kubu Raya ia cara utama yang ia gunakan adalah dengan merangkul berbagai aspek masyarakat baik itu melalui ketua adat, ulama serta ormas lainnya.

Untuk itu Jiwo menegaskan, bahwa perlu adanya sebuah diskusi untuk mengatasi setiap permasalahan yang ada.

"Maka perlunya sebuah diskusi. Saya ingat pesan Gusdur "ya sudahlah biar saja kalaupun DPRD mau melakukan yang tak terpuji. Biarkan saja dia menanggung dosanya. Intinya rakyat tetap bersatu," imbuhnya.

Mencontoh dari Gerakan Nahdlatul Ulama yang selama ini terbukti dalam mengawal NKRI, Jiwo mengharapkan mahasiswa juga dapat berperan sebagai garda terdepan dalam mengawal NKRI.

"NU telah terbukti yang menjadi garda terdepan dalam mengawal bangsa dan negara. Maka dari itu, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam mengawal NKRI," tukasnya.(Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved