Semarakan HUT RI ke 74 DPPKH Provinsi Kalbar Adakan Layanan Terpadu Hewan Gratis

Dalam rangka menyemarakan HUT RI yang ke 74, Dinas Pangan Peternakan Dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Provinsi Kalbar

Semarakan HUT RI ke 74 DPPKH Provinsi Kalbar Adakan Layanan Terpadu Hewan Gratis
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Semarakan HUT RI ke 74 DPPKH Provinsi Kalbar Adakan Layanan Terpadu Hewan Gratis 

Semarakan HUT RI ke 74 DPPKH Provinsi Kalbar Adakan Layanan Terpadu Hewan Gratis 

PONTIANAK -  Dalam rangka menyemarakan HUT RI yang ke 74, Dinas Pangan Peternakan Dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Provinsi Kalbar mengadakan kegiatan bakti sosial, gelar pangan lokal, sembako murah dan layanan terpadu untuk hewan yang dilaksanakan di Halaman DPPKH Provinsi Kalbar Jalan Adisucipto nomor 48 Pontianak, Jumat (16/8).

Selain bazar pangan yang ramai diminati,   pelayanan kesehatan hewan gratis juga tak kalah banyak peminatnya.

Baca: Semarakan Dirgahayu ke 74 Republik Indonesia, DPPKH Provinsi Kalbar Adakan Bazar Pangan Murah

Baca: Kapolres Kayong Utara Harap Pemerintah Perkuat Alat dan Anggaran Penanggulangan Karhutla

Baca: Pimpinan, Staf Tribun Pontianak Silaturahmi ke Panin Bank Pontianak Ucapkan Happy 43th Anniversary

“Nah untuk pelayanan kesehatan hewan, Ada 3 pelayanan yang kita diberikan pada masyarakat, diantaranya vaksinasi rabies, Kastrasi kucing domestik jantan, pengobatan dan pemeriksaan hewan.

Semua ini gratis,” ujar Sekretaris Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Usmandi.

Adapun untuk target Vaksinasinya yaitu sebenyak 100 hewan, kastrasi 60 ekor kucing dan pelayanan kesehatan hewan sekitar 400-600 ekor hewan

“Untuk kesehatan hewan ini dilaksankan 2 hari, yaitu dari 15-16 Agustus 2019. Karena memang yang datang banyak sekali, dan tenaga medis kita terbatas,” katanya.

Lanjutnya Novita mengatakan untuk kesehatan khusus hewan di Kota Pontianak masih relatif aman, karena menurutnya pemilik sudah memiliki kesadaran tentang akan pencegahan penyakit hewan, khususnya penyakit hewan yang sifatnya strategis yang dapat menular kepada manusia. 

“Namun secara umum di Kalbar, terutama ternak hewan yang tidak diperlihatkan secara khusus ini memiliki resiko penyakit hewan yang bisa menular kapada manusia. Tapi saat ini Dinas masih fokus pada rabies, karena kasusnya kerap muncul tapi saat ini masih terkendali. Kasus penyakit hewan ini tidak begitu besar, hanya ada beberapa kabupaten yang hewannya banyak mengandung virus rabies saat kita survey, seperyi Landak, Sanggau, Sambas dan Ketapang. Tapi masalah ini masih bisa dikendalikan. Kita kerjasama dengan dinas di Kota dan kabupaten yang menangani kesehatan hewan.” ungkapnya.

Usmandi pun berharap dari berbagai kegiatan yang diadakan oleh DPPKH Provinsi Kalbar dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Mia Monica
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved