HMI Sambas Desak Oknum Camat Cabul Segera Ditahan

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas, Nigita meminta kepada pihak berwajib segera menahan oknum Camat

HMI Sambas Desak Oknum Camat Cabul Segera Ditahan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas, Nigita. (Istimewa) 

HMI Sambas Desak Oknum Camat Cabul Segera Ditahan

SAMBAS - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas, Nigita meminta kepada pihak berwajib segera menahan oknum Camat yang di duga telah melakukan perbuatan Cabul.

Nigita mengatakan, penahanan itu harus di lakukan. Karena mengingat korban adalah anak di bawah umur.

"HMI Cabang Sambas meminta kepada pihak berwajib untuk pelaku cabul segera ditangani, ditahan dan di adili seadil-adilnya," tegasnya, Jum'at (16/8/2019).

"Mengingat korban masih di bawah umur tentunya berdampak pada psikologis korban dan keluarga, sesuai dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 perubahan ke 2 atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Nigita juga meminta agar yang bersangkutan segera di berhentikan dari jabatannya. Sesuai dengan UU yang berlaku.

Baca: Lintas Instansi dan Masyarakat Perbatasan Ziarahi Ke TMP Balai Karangan

Baca: Stella Maris School Pontianak Rayakan HUT RI Bersama Orang Tua

Baca: Momen Hari Kemerdekaan RI, Stella Maris School Ajarkan Anak-anak Rasa Nasionalisme

"HMI juga mendesak yang bersangkutan di berhentikan sesuai dengan pasal 87 UU RI Nomor 5 tahun 2014 tentang pemberhentian Aparatur Sipil Negara," bebernya.

Perempuan yang kerap di sapa Gita itu mengungkapkan, saat ini kasus cabul di Kabupaten Sambas juga sudah bisa di kategorikan darurat.

Menurutnya, hal itu di simpulkan dari seringkalinya kejadian serupa terjadi di Sambas.

"Sangat darurat, melihat banyaknya kasus cabul di Kabupaten Sambas dalam beberapa waktu terakhir sering terjadi," jelasnya.

Oleh karenanya, ia berharap kedepan Pemkab Sambas bisa segera membentuk KPPAD.

Ia katakan, dengan hadirnya KPPAD maka di harapkan bisa turut serta mengawasi dan menjaga anak-anak dari hal-hal yang tidak di inginkan.

"Harapannya pemerintah daerah bisa segera membentuk KPPAD mengingat angka kekerasan pada anak di Kabupaten Sambas tergolong tinggi," katanya.

"Dan HMI mengajak masyarakat khususnya para orang tua untuk menjaga dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Nigita.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved