Cium dan Raba Siswi Magang, Oknum Camat di Sambas Tersangka Kasus Cabul Belum Ditahan Polisi

Kenapa belum ditahan karena kami menilai tersangka kooperatif saat dipanggil atau ditelepon yang bersangkutan langsung hadir.

Cium dan Raba Siswi Magang, Oknum Camat di Sambas Tersangka Kasus Cabul Belum Ditahan Polisi
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marlen Sitinjak
VIDEO: Oknum Camat di Sambas Meraba-raba Siswi Cantik di Ruang Kerja dan di Ruang Makan Rumah Dinas. 

Cium dan Raba Siswi Magang, Oknum Camat di Sambas Tersangka Kasus Cabul Belum Ditahan Polisi

SAMBAS - Oknum Camat yang terlibat kasus cabul hingga kini masih belum ditahan oleh pihak Kepolisian Resort Sambas (Polres Sambas).

Kasatreskrim Polres Sambas AKP Prayitno membenarkan tersangka pencabulan yang merupakan oknum Camat di Kabupaten Sambas saat ini belum ditahan.

Ia mengungkapkan, mengapa sampai saat ini Polisi Belum melakukan penahanan.

Menurutnya, ia belum ditahan karena tersangka di nilai kooperatif saat dipanggil atau dimintai keterangan.

"Banyak yang menanyakan mengapa tersangka belum ditahan, seolah-olah ditahan itu harus dilakukan, tapi apabila belum diperiksa maka harus diperiksa," katanya, Kamis (15/8/2019).

"Kenapa belum ditahan karena kami menilai tersangka kooperatif saat dipanggil atau ditelepon yang bersangkutan langsung hadir. Kemungkinan juga dari penilaian dari tim penyidik sendiri karena alasan penahanan itukan subjektif mengapa tidak ditahan karena tidak mengkhawatirkan pelaku akan lari atau menghilangkan barang bukti," tuturnya.

Namun demikian, AKP Prayitno tidak menutup kemungkinan pada tahap penyelidikan selanjutnya tersangka bisa saja ditahan.

"Tidak menutup kemungkinan besok, lusa untuk proses selanjutnya kami menahan, tetapi saat sekarang saya katakan tersangka belum ditahan," ungkap  AKP Prayitno.

Ia mengungkapkan, saat ini semua proses telah di jalankan. Dan sampai saat ini pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi dan tersangka dalam pemeriksaan.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved