Liburkan Sekolah Jadi Upaya Kurangi Risiko Asap Kepada Kelompok Rentan

Kegiatan belajar-mengajar disekolah pada musim kemarau sering diliburkan, diantaranya karena kabut asap melanda untuk melindungi

Liburkan Sekolah Jadi Upaya Kurangi Risiko Asap Kepada Kelompok Rentan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anak-anak dari Sekolah Dasar Negeri 13 di Desa Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan saat diberikan materi terkait bahaya Karhutla. 

Citizen Reporter
Ketua Relawan Indonesia Cabang Ketapang
Heri Junaidi

Liburkan Sekolah Jadi Upaya Kurangi Risiko Asap Kepada Kelompok Rentan

KETAPANG - Kegiatan belajar-mengajar disekolah pada musim kemarau sering diliburkan, diantaranya karena kabut asap melanda untuk melindungi dan mengutamakan kesehatan peserta didik, pendidik serta tenaga kependidikan.

Selain asap yang juga dapat mengganggu kesehatan seperti debu karena terbawa angin dan halaman sekolah tempat anak-anak bermain.

Komunitas Kami Pecinta Alam Kalimantan Barat rutin melakukan edukasi di beberapa sekolah dasar, karena diperlukan sosialisasi terkait asap, pada bulan Agustus Kamipalakalbar keliling sekolah untuk memberikan informasi terkait bahaya asap bagi kesehatan khususnya anak sekolah.

Harapannya anak-anak dapat diberdayakan untuk menyampaikan informasi kepada teman sebaya dan melindungi dirinya sendiri maupun orang yang berada disekitarnya.

Sekolah Dasar Negeri 13 di Desa Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan pada Rabu (14/08/2019) menjadi lokasi pertama kegiatan sosialisasi. Murid kelas 3 mengikuti materi yang disampaikan oleh Heri Junaidi, Dedyansyah, Wildan tentang kerugian dari kebakaran hutan bagi makhluk hidup dan pencegahan asap masuk ruangan kelas.

Baca: Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya Pejabat Pemprov Kalbar di HUT RI

Baca: Polsek Pontianak Timur Gelar Patroli Rutin di Wilayah Terdampak Angin Puting Beliung

Baca: Polres Ketapang Amankan Dua Wanita Diduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Empat orang siswa kelas 3 tidak bisa bersekolah dikarenakan sakit. Oleh karena itu kami mengajak anak-anak untuk menggunakan masker saat pergi atau pulang sekolah dan mengurangi aktivitas diluar ruangan, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup. Kamipalakalbar dibantu anggota Amfibi Reptil Indonesia dan Komunitas Klorofil.

Apabila anak-anak mengetahui sejak dini menjaga dirinya, maka resiko asap terhadap kelompok rentan dapat diperkecil. Stop melakukan kegiatan pembakaran pada musim kemarau.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved