Waspada Dampak Musim Kemarau, Dinkes Sanggau Surati Seluruh Puskemas

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau melayangkan surat ke seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sanggau

Waspada Dampak Musim Kemarau, Dinkes Sanggau Surati Seluruh Puskemas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kabut asap mulai tampak di kawasan Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/3/2019) malam. Meski Presiden RI Joko Widodo sempat mengklaim tidak adanya kebakaran hutan dan lahan gambut beberapa waktu lalu, bencana kebakaran lahan gambut masih menjadi momok di Kalimantan Barat saat musim kemarau tiba. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Waspada Dampak Musim Kemarau, Dinkes Sanggau Surati Seluruh Puskemas

SANGGAU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau melayangkan surat ke seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Sanggau.

Isi surat tersebut intinya untuk waspada dalam menghadapi musim kemarau.

Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) Dinkes Sanggau, Sarimin Sitepu menyampaikan, Dari surat yang ditandatangani Kepala Dinkes Sanggau, Jones Siagian tersebut, Puskesmas diminta untuk melakukan tujuh hal, Pertama, menaosialisasikan dampak buruk dari kabut asap da kekeringan akibat musim kemarau terhadap kesehatan, terutama ganguan pada sistem pernafasan, sistem pencernaan dan konjungtivitis pada masyarakat terutama pada kelompok yang rentan terkena penyakit.

"Kedua, memberikan penyuluhan kepada masyarakat luas. Ketiga, memantau peningkatan kasus diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) baik laporan mingguan dan bulanan program, "katanya, Senin (12/8/2019).

Baca: TMMD Resmi Ditutup, Kodam XII Tanjungpura Rampungkan Pembangunan Fisik dan Non Fisik di Tiga Wilayah

Baca: Polisi di Kapuas Hulu Kembali Tangkap Pelaku Diduga Jadi Penyebab Terjadinya Karhutla

Baca: Pembentukan Kelas Senam Aisyah dan Pelatihan Senam Ibu Hamil

Keempat, meningkatkan surveilans penyakit dan melaporkan kasus ISPA mingguan setiap hari Selasa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau.

"Kelima, melakukan upaya tindakan cepat berupa pengobatan dan upaya pengendalian penyakit jika diketemukan peningkatan kasus yang mengarah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB).

Keenam, menyiagakan logistik guna penanggulangan diare dan ISPA. Dan Ketujuh, jika terjadi KLB segera melapor, "pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved