Polisi di Kapuas Hulu Kembali Tangkap Pelaku Diduga Jadi Penyebab Terjadinya Karhutla

Polres Kapuas Hulu kembali menangkap diduga pelaku membakar hutan dan lahan dengan sengaja melebihi dari dua hektar

Polisi di Kapuas Hulu Kembali Tangkap Pelaku Diduga Jadi Penyebab Terjadinya Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi-Anggota Polda Kalbar jajaran bersama Prajurit Kodam XII TPR jajaran melakukan pemadaman api karhutla 

Polisi di Kapuas Hulu Kembali Tangkap Pelaku Diduga Jadi Penyebab Terjadinya Karhutla

KAPUAS HULU - Polres Kapuas Hulu kembali menangkap diduga pelaku membakar hutan dan lahan dengan sengaja melebihi dari dua hektar, di Sungai Sini, Dusun Talas, Desa Pulau Manak, Kecamatan Embaloh Hulu.

Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo. Dimana keterangannya, yang ditangkap itu adalah seorang petani Desa Pulau Manak, Kecamatan Embaloh Hulu, bernama SL (59).

"Yang bersangkutan ditangkap polisi karena diduga membakar lahan melebihi dua hektar. Dimana tersangka membuka lahan dengan cara membakar, dan mengakibatkan lahan lainnya terbakar lebih dari dua hektar," ujarnya kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Kapolres menjelaskan, pada saat kejadian kebakaran hutan dan lahan tersebut, sejumlah anggota Polsek Embaloh Hulu sedang berjaga di kantor Polsek setempat, kemudian melihat ada asap tebal di belakang kantor.

Baca: Pembentukan Kelas Senam Aisyah dan Pelatihan Senam Ibu Hamil

Baca: Kesiapan Peran Perempuan Menjelang Moment Pilkades

Baca: Update Kondisi Cuaca Kayong Utara Diprediksi Cerah

"Begitu dicari informasi ternyata asap tebal tersebut berada di Sungai Sini, Dusun Talas, Desa Pulau Manak, Kecamatan Embaloh Hulu," ucapnya.

Handoyo menuturkan, saat ini pelaku pembakaran lahan atas nama SL itu sedang membuka lahan dengan cara membakar dan menjalar ke lahan lainnya dengan luas lebih dari dua hektar.

"Pelaku melanggar Undang - Undang nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved