Satpol PP Kalbar Lakukan Pemadaman dan Penyuluhan Karhutla Pada Masyarakat di Sungai Raya Dalam

Luas lahan yang terbakar sebanyak 2 hektare dan penyuluhan dilaksanakan kepada masyarakat disekitar wilayah tersebut.

Satpol PP Kalbar Lakukan Pemadaman dan Penyuluhan Karhutla Pada Masyarakat di Sungai Raya Dalam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MARPINA SINDIKA WULANDARI
Satpol PP Provinsi Kal-Bar saat melakukan pemadaman api dan penyuluhan Karhutla kepada masyarakat Sungai Raya Dalam 

Satpol PP Kalbar Lakukan Pemadaman dan Penyuluhan Karhutla Pada Masyarakat di Sungai Raya Dalam

PONTIANAK- Sejumlah 18 orang anggota Satpol PP Provinsi Kal-Bar yang dipimpin oleh Kabid Linmas Ardiman dan Kabid Binmas Inos melaksanakan Kegiatan Pemadaman dan Penyuluhan Karhutla di Sungai Raya Dalam Kompleks Perumahan Alam Mulia Serdam dekat Punggur Kecil, Selasa, (13/8/ 2019) pukul 08.00 WIB s/d 15.00 WIB.

Dalam proses pemadaman api,  Satpol PP yang bertugas terbagi menjadi 2 tim.  Tim pertama memadamkan api sejak pagi hingga selesai pada pukul 15.00 Wib dan  dilanjutkan oleh Tim kedua dari Tim B Bidang KUK mulai pukul 15.00 WIB, dan hingga berita ini diturunkan pemadaman masih berlangsung.

Baca: BPBD Sekadau Lakukan Pengecekan Titik Api yang Diduga Berada di Kawasan Perusahaan

Baca: BREAKING NEWS: Ketua DPRD Ketapang Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Kasus Yang Menjeratnya

Luas lahan yang terbakar sebanyak 2 hektare dan penyuluhan dilaksanakan kepada masyarakat disekitar wilayah tersebut.

Dalam proses pemadaman Karhutla anggota Satpol PP Provinsi Kal-Bar mendapat sedikit hambatan diantaranya debit air yang berkurang dan diperkirakan akan habis dalam waktu beberapa hari lagi jika tidak terjadi hujan, kemudian peralatan yang tidak mencukupi dan memadai menyebabkan sebagian personil tidak menggunakan kelengkapan sebagai mana semestinya.

Menyikapi kendala yang ada Kasatpol PP Golda M.Purba mengharapkan para anggotanya untuk menggunakan kelengkapan yang semestinya dan tetap menjaga diri.

"Mengingat resiko yang dihadapi pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut,  diharapkan para anggota yang terlibat dalam kegiatan tersebut dapat menggunakan perlengkapan yang memadai, seperti pakaian atau sepatu anti api, serta perlunya pelatihan dan penyediaan alat-alat Damkar standar serta SAR utk resque," ujar nya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved